Tegang ...

Deg-deg'an ...

Senewen ...

Semua perasaan itu campur aduk pada saat Italy melawan Australia tadi malam. Australia yang baru di piala dunia kali ini tampil untuk kedua kalinya diluar dugaan berhasil mengimbangi permainan Italy, bahkan merekapun tak henti-hentinya melakukan serangan ke jantung pertahanan Italy yang pada malam itu di jaga duet Materazzi - Cannavaro karena Alessandro Nesta masih didera cedera.

Berkali-kali Luca Toni dan Gilardino membahayakan gawang Australia yang dikawal oleh Mark Schwarzer, akan tetapi tak ada yang membuahkan hasil. Malahan Italy harus menelan pil pahit dengan dikartu merahnya Marco Materazzi pada menit ke-51. Pencetak gol pembuka pada partai melawan Rep. Ceska itu melakukan tackle yang terlambat kepada Mark Bresciano dan harus meninggalkan lapangan.

Bisa ditebak, permainan berat sebelah. Australia berkali-kali menggempur pertahanan Italy, sedangkan Italy hanya mengandalkan serangan balik dan lebih berkonsentrasi dengan pertahanan mereka. Masuknya Totti menggantikan Del Piero ternyata terbukti efektif. Berkali-kali umpan Totti membahayakan pertahanan Australia. Sampai dipenghujung pertandingan, dikala sudah menyentuh angka 93++ atau tinggal beberapa detik menjelang perpanjangan waktu 2x15 menit sebuah pelanggaran terjadi. Fabio Grosso yang coba menerobos kotak penalty Australia tersangkut kaki Lucas Neill dan wasit Cantalejo dari Spanyolpun menunjuk titik putih.

Peluang gol pun tidak disia-siakan oleh Francesco Totti. Dengan dingin Ia mengeksekusi peluang penalti itu menjadi gol. Dan pertandingan pun berkesudahan dengan 1-0 untuk kemenangan Italy. Dimana kedua tim sudah bermain maksimal, yang menentukan adalah mental para pemain. Dan itulah yang dimiliki Italy meskipun harus bermain dengan 10 orang semenjak menit ke-51.

Tidak adil? Hal itu gue denger dari penuturan para fans Australia tadi pagi. Kekalahan tetaplah kekalahan, bagaimanapun bentuknya. Hm ... setelah kemaren dikecewakan dengan kalahnya Belanda dari Portugal, pagi ini gue bisa sedikit tersenyum dengan lolosnya Italy dan akan ditantang Ukraina yang berhasil menenggelamkan Swiss melalui drama adu penalti.




27 CommentsChronological   Reverse   Threaded
ryu57 wrote on Jun 26, '06
Horeeee....yang nendang pinalty LAQUINTA yah...he he he ..Teu teup ...
gintsya wrote on Jun 26, '06
wuihhh seneng bgt gw td malam begitu liat aussie pulkam...hiahahahahahaha
winduradityo wrote on Jun 26, '06
ryu57 said
yang nendang pinalty LAQUINTA yah...he he he ..Teu teup ...
kalo masih membahas kebencian lo terhadap Totti harap ke postingan Australia ... Ceska .... atau tim-tim yg dikalahin sama Italy aja =P
ryu57 wrote on Jun 26, '06
aussi ga pulkam dia mampir di timor leste, mo lawan timnas nya timur leste

graziee totti ...
winduradityo wrote on Jun 26, '06
gintsya said
wuihhh seneng bgt gw td malam begitu liat aussie pulkam...hiahahahahahaha
*toss* ... gue juga seneng BANGET !!!!
winduradityo wrote on Jun 26, '06
ryu57 said
graziee totti ...
gitu donkz *hugs*
ryu57 wrote on Jun 26, '06
gitu donkz *hugs*
grazie..Buffon,Groso dan Delpiero..

Delpiero dua passing yg gagal dijadikan gol oleh Toni dan Gila...
dan satu peluang kalo passing nya Gatusso agak sedikit rendah.....

Forza Gli azzuri................................................
reipras94 wrote on Jun 26, '06, edited on Jun 26, '06
gue gak dukung siapa-siapa......tapi kenapa harus dengan penalty gitu lhooo.....*masih ngantuk gara-2 semalem.....*
winduradityo wrote on Jun 26, '06
gue gak dukung siapa-siapa......tapi kenapa harus dengan penalty gitu lhooo.....
dikala semua tendangan hanya menerpa mistar ... jatuh dipelukan kiper ... jadi penalti kadang harus menjadi penentu hasil akhir suatu pertandingan ....
reipras94 wrote on Jun 26, '06
tapi kesannya kurang jantan gitu lhhoo.....*untungnya masih ada bola yg lain....*
ryu57 wrote on Jun 26, '06
bukan nya yang main jantan semua dilapangan ..sampe offcional nya juga..emang yang ga jantan yang mana ?? jangan jangan Mas rei salah liat kali..yg ada betina nya sih itu supporter..dia cuma nonton aja
ryu57 wrote on Jun 26, '06
gue gak dukung siapa-siapa......tapi kenapa harus dengan penalty gitu lhooo.....*masih ngantuk gara-2 semalem.....*
kenapa mesti pinalty?? saat itu peluang Italy untuk mencetak gol 80%..Groso tinggal mengecoh satu bek lagi dan menshoot atau near passing ke IaQuinta yang siap dan bebas sambut jika ada passing, tapi Grosso malah di jegal oleh tackle yang keras dan menghentikan serangan...
reipras94 wrote on Jun 26, '06
kalah deh...kalah dehh.........*kabbuuuurrrr...ada pendukung berat italiano mafioso....*
winduradityo wrote on Jun 26, '06
Saya rasa penjelasan Ryu sudah mewakilkan aspirasi Saya heheeheheehe
ryu57 wrote on Jun 26, '06
kalah deh...kalah dehh.........*kabbuuuurrrr...ada pendukung berat italiano mafioso....*
timpukin pake botol aqua isi extrajoss....hu hu hu hu hu hu
sitihawa wrote on Jun 27, '06
mo pinalti kek menangnya, yang penting ITALI LOLOS BOS!!!!!
winduradityo wrote on Jun 27, '06
mo pinalti kek menangnya, yang penting ITALI LOLOS BOS!!!!!
HAYO Loch ... ada yg ngamuk ... *TOSSS*
sabar,sis ... tenang aja ... tarik nafas ... kalo macem2 ... ikutin saran ryu ... timpuk pake botol aqua kwwkwkwwkwkwkw
sitihawa wrote on Jun 27, '06
whuehheheheeeheee,,,, iya deh win ~_^
ryu57 wrote on Jun 27, '06
siip ada lagi kader baru....hug..upss Wind jgn ikut hug
sitihawa wrote on Jun 27, '06
ihihihihihiihihi,,,,
mindyjordan wrote on Jun 27, '06
ugh..akhirnya 1:0 buat Italia. lo jago'in Italia ya?
verafun wrote on Jun 27, '06
HEhehehehe....aku tau banget....segimana tegannya si aa...!! HEhehe
winduradityo wrote on Jun 27, '06
ugh..akhirnya 1:0 buat Italia. lo jago'in Italia ya?
pastinya ...
rockstarkilled wrote on Jun 28, '06, edited on Jun 28, '06
pinalti yang tidak sopan...
italy tidak perlu berbangga hati..

winduradityo wrote on Jun 28, '06
pinalti yang tidak sopan...
italy tidak perlu berbangga hati..
Uuppsss ... hm .... Kartu merah kepada MATERAZZI juga tidak sopan. Apa itu di BLOW-UP media? Bukan orang terakhir ... tanpa peringatan kartu kuning terlebih dahulu .... kalau masalah tidak sopan. Bagian mananya yg tidak sopan. Mungkin memang tidak terjadi kontak fisik yg keras antara Lucas Neill dan Fabio Grosso. Akan tetapi sesuai aturan Lucas Neill telah menjatuhkan diri didepan Grosso, dan menghalanginya untuk menerobos ke kotak penalti dengan tubuhnya.

Quote:
Of course, the main gripe from the men from Down Under comes in relation to the debatable penalty decision. It admittedly wasn’t clear cut, contentious, harsh, but these things happen in football as they do in cricket when it comes to LBW decisions. And you definitely don’t need Hawkeye technology to see Lucas Neill providing Fabio Grosso with a barrier in which to run into. A snick-o-meter may have perhaps been useful to assess whether any contact was actually made, but there was no doubt that Neill was guilty of a dropped catch just before tea.

kalo mau penjelasan lebih lengkap bisa click http://www.channel4.com/sport/football_italia/2006/fairdinkum.html
rockstarkilled wrote on Jun 28, '06
ehm..gue sih italiano juga..
maksudnya dukung italy..
cuma, pinalti disaat terakhir itu bikin kemenangan enggak afdol..
kayaknya Italy sudah sering selamat dengan cara begini..
winduradityo wrote on Jun 28, '06
cuma, pinalti disaat terakhir itu bikin kemenangan enggak afdol..
kayaknya Italy sudah sering selamat dengan cara begini..
kemenangan yg ga afdol .... Hm,
buat gue kemenangan tetaplah kemenangan.... kan Yo percaya karma. Tahun 2002 Italy telah di zolimi oleh Hiddink yang saat itu menukangi Korsel. Saat ini Ia mendapatkan karma akibat begitu bangga menang atas Italy saat itu. Lihat Korsel sekarang? Gagal dipenyisihan grup ... Sedangkan wasit yang saat itu memimpin pertandingan Italy vs Korsel juga diskors oleh FIFA =)
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help