Blog Entryan opinion about Zidane and Italy victoryJul 10, '06 10:15 PM
for everyone

Gatel juga tangan gue untuk mengomentari beberapa pernyataan-pernyataan tentang kemenangan Italy. Baik yang berupa omongan ataupun di blogs. Dan, gue juga bingung mau mulai darimana.

Zidane, memang dia adalah pemain terbaik dunia. Dia adalah panutan bagi para pecinta sepakbola dan semua insan sepakbola diseluruh dunia. Dia adalah icon persepakbolaan Prancis. Dialah yang membawa Prancis ke tahta tertinggi dunia pada tahun 1998 dan juga Eropa di tahun 2000.

Jujur. FYI, pada saat gue nonton bareng sama anak-anak di Pusat Kebudayaan
Italy pas final kemaren temen gue,Rini, nebak kalo Materazzi akan nyetak gol. Dan gue nebak Zidane akan kartu merah *konyol memang* but, feeling gue emang mengatakan seperti itu. Pada saat Materazzi gol-in semua temen-temen gue memberi selamat ke Rini atas tebakannya itu. Awalnya dia nggak tahu yang namanya Materazzi. Dia cuma bilang yang jangkung, banyak tatto.

Mungkin benar kita semua nggak akan tahu kalau tidak ada tayangan ulang itu. Dan, memang dalam permainan tingkat tinggi seperti itu semua bisa saja terjadi. Dan, Zidane melakukan satu kesalahan. Dia menanduk dada Materazzi, dan perbuatan seperti itu sangat tidak sportif.
DAN TIDAK DAPAT DIBENARKAN !!!

Gue menghormati Zidane, tapi bukan sekali ini Zidane seperti itu. Dia juga punya rapor buruk dengan kartu merah. Sebagai catatan ZIDANE juga pernah melakukan tindakan serupa pada tahun 2001, saat membela Juventus. Dan, Zidanepun harus dihukum 5 pertandingan. Lalu pada Piala Dunia 1998 saat dia tidak sengaja menginjak dada pemain Arab Saudi dan dihukum 2 pertandingan.

Mau menyalahkan Materazzi atas tindakannya. Entah ada yang bilang karena dia megang-megang 'tete' Zidane seperti yang gue baca disini . Atau yang gue baca di koran pagi ini, Materazzi mengatai Zidane teroris.
GO FOR IT.... Salahkan Materazzi. TAPI, JANGAN PERNAH MENYALAHKAN ITALY ! Please, sepakbola bukan permainan individu. Italy tak hanya Materazzi dan Prancis tak hanya Zidane (kalo yang ini gue ragu, soalnya pelatih Prancispun sampai mengatakan setidaknya kalau ada Zidane saat penalti dia yang ngambil) trus kalaupun dia gol-in sementara penendang lainnya ada yang gagal. Sama aja kan? So, terus aja mencari pembenaran !

Italy sudah berjuang meraih gelar itu dengan susah payah. Mereka tertatih-tatih karena Zambrotta cedera diawal-awal partai Piala Dunia, Nesta cedera saat melawan Rep. Ceska dan tidak bisa bermain hingga final, pelanggaran Materazzi yang tidak sepantasnya mendapat kartu merah saat melawan Australia dan terakhir mesti bersusah payah hingga extra-time babak ke-2 saat melawan tuan rumah Jerman dan tekanan suporter tuan rumah.

Jadi, gue disini cuma memberikan pandangan gue terhadap itu. Gue selalu menghormati Zidane dengan permainan indahnya, prestasinya baik ditingkat klub maupun tim nasional. Sebagai pemain bertingkat tinggi. But, sekali lagi sepakbola itu permainan tim.
Italy memberi contoh yang baik buat Prancis. Dimana mereka mesti kehilangan Nesta yang merupakan palang pintu tangguh Italy.

Perjuangan Italypun patut mendapat acungan jempol. Buffon selalu berusaha dengan segala upaya untuk mempertahankan gawangnya dari kebobolan. Cannavaro selalu ada disetiap sudut lapangan untuk menjaga daerah pertahanan
Italy. Pirlo tak kenal lelah menjelajah seluruh sisi lapangan untuk mencari celah dipertahanan lawan. Dan, semua yang berjuang mati-matian untuk gelar yang terakhir mereka raih tahun 1982.

Sungguh kekanak-kanakan mengklaim
Italy tak pantas juara hanya gara-gara Zidane kartu merah.


gambar :
http://fifaworldcup.yahoo.com



32 CommentsChronological   Reverse   Threaded
ayankcantiq wrote on Jul 10, '06
tim perancis kuat karena zidane. itu tidak dapat disangkal. sedikiittt saja lebih bersabar, meski "panas"nya pertandingan di arena, dan zidane gak nyeruduk, gw yakin perancis bakal menang.
itulah hebatnya Lippi, mampu membangun mental2 atlit italy ini untuk tetap struggle di lapangan..
winduradityo wrote on Jul 10, '06
gw yakin perancis bakal menang.
ya gue ngga menyalahkan keyakinan elo dan semua pendukung prancis ... kalo Zidane tetep tampil. Tapi, buat gue Italy tetep keluar sebagai juara. Disamping gue emang pendukung Italy. Italy, memang melakukan latihan khusus untuk adu tendangan penalty. Bisa dilihat semua tendangan Italy sukses dan tak dapat dibendung oleh Barthez. Jadi, Italy memang lebih percaya diri dalam adu tendangan penalty.
icalsensei wrote on Jul 10, '06
kemenangan yang tidak sempurna menurutku... just my humble opinion...
winduradityo wrote on Jul 10, '06
kemenangan yang tidak sempurna menurutku... just my humble opinion...
memang tidak ada yang sempurna di dunia ini ...

1994 : Roberto Baggio yang digadang-gadang sebagai pemain terbaik Italy malah membuat kesalahan fatal karena penalti-nya gagal.

1998 : Ronaldo tampil anti-klimaks di final. Entah ada masalah apa ...

2002 : Brasil tampil leluasa karena Ballack terakumulasi kartu, dan Kahn mesti menahan sakit akibat tangannya terinjak oleh Rivaldo

2006 : Zidane menyundul dada Materazzi.


Jadi, buat gue setiap partai final pasti menyisakan sebuah kisah baik yang menarik ataupun yang ironis
reipras94 wrote on Jul 10, '06
berapi-api sekali windu membela gli azzuri........kalo saja gli azzuri mengenal windu..pasti deh diundang ke roma untuk ikut ngerayain "sukses"nya Italy......
winduradityo wrote on Jul 10, '06
berapi-api sekali windu membela gli azzuri........kalo saja gli azzuri mengenal windu..pasti deh diundang ke roma untuk ikut ngerayain "sukses"nya Italy......
ya mungkin orang-orang Prancis harus belajar sama orang jawa untuk bisa 'legowo' menerima kekalahan itu ya Mas Rei. Prancis kan juara dunia tahun 1998 atau cuma 8 tahun yang lalu. Sedangkan Italy terakhir 1982 atau kurang lebih sama dengan umur aq. Jadi, wajar aja kalau semua pemain Italy begitu menginginkan gelar itu. Dan mereka berjuang sekuat tenaga untuk itu.

Tidak adil rasanya menyalahkan semua pemain Italy gara-gara Materazzi atau Zidane dengan Prancisnya. Semua sudah mengeluarkan penampilan terbaiknya. Dan dalam suatu pertandingan memang hanya akan menghasilkan 1 pemenang. DAN ITU ITALY !!!
ayankcantiq wrote on Jul 10, '06
tapi, sundulan zidane mantap bangett boowww....!! dikenang sepanjang masa!! hidup zidanee!!
winduradityo wrote on Jul 10, '06
tapi, sundulan zidane mantap bangett boowww....!! dikenang sepanjang masa!! hidup zidanee!!
ya akan dikenang sepanjang masa. Karena disaksikan jutaan pasang mata atau miliaran pasang mata. Tapi seperti yang dikutip dari L'Equipe (harian Prancis) :"to explain to tens of millions of children around the world how you allowed yourself to headbutt Marco Materazzi."

jadi ... nggak ada pembenaran untuk tindakannya dilapangan yang disaksikan semua orang. Termasuk anak kecil.
niken97 wrote on Jul 10, '06
hihihi...ini blog bagian 'pembela' italy...:P

*pengamatkisruhzidanediMP :P*
winduradityo wrote on Jul 10, '06
niken97 said
hihihi...ini blog bagian 'pembela' italy...:P

*pengamatkisruhzidanediMP :P*
hihihihihiihi ... semua harus dilihat dua sisi...
ayankcantiq wrote on Jul 10, '06
hidupp zidanneeee!!!!!!!! *hihihih, windu pasti kesel sm gw viva zidane teruss*
winduradityo wrote on Jul 10, '06
*hihihih, windu pasti kesel sm gw viva zidane teruss*
ngga lah ... itu hak elo dan semua orang untuk beropini dan mengeluarkan pendapat. Selama masih dalam konteks membanggakan tapi tidak menjelek-jelekkan atau menghujat gue masih bisa nerima :)
reipras94 wrote on Jul 10, '06
tapi seandainya *seandainya lho...* dikemudian hari terungkap kalo penyebab sundulan itu ternyata karena matterazi mengeluarkan kalimat yg berbau rasis atau menghina agamanya zidane dan zidane lebih memilih untuk membela agamanya dengan resiko kehilangan nama besarnya, pendapat kamu gimana ndu ???....kaya seseorang pernah bilang gini : "gue emang jarang inget tuhan gue, tapi jangan coba-2 luh ngehina agama gue gue libas luh...."
winduradityo wrote on Jul 10, '06
tapi seandainya *seandainya lho...* dikemudian hari terungkap kalo penyebab sundulan itu ternyata karena matterazi mengeluarkan kalimat yg berbau rasis atau menghina agamanya zidane dan zidane lebih memilih untuk membela agamanya dengan resiko kehilangan nama besarnya, pendapat kamu gimana ndu ???....kaya seseorang pernah bilang gini : "gue emang jarang inget tuhan gue, tapi jangan coba-2 luh ngehina agama gue gue libas luh...."
Ya tetep aja itu akan menjadi hukuman tersendiri buat Materazzi bila terbukti. Bukan tanggung jawab semua orang Italy atau pemain Italy.

Dan itu tak ada sangkut pautnya dengan gelar Italy.

Toh kalaupun Zidane mau sedikit bersabar seperti yang Anggi bilang diatas. Dan, baru coba mempertanyakan hal tersebut kepada Materazzi setelah babak adu-penalty. Mungkin hal itu tidak membuat dia menjadi perdebatan.

Tapi semua sudah terjadi, kita lihat saja hasilnya nanti.
ayankcantiq wrote on Jul 10, '06
emang matterazi mengata-ngatai zidane yang sifatnya SARA? reipras, ati2 loh...opini "seandainya" di atas itu bisa memprovokasi orang lain :)
winduradityo wrote on Jul 10, '06
news update :

sisi zidane :

"He told me Materazzi said something very serious to him, but he wouldn't tell me what," Alain Migliaccio told BBC Five Live Sport.

"Zinedine didn't want to talk about it but it will all come out in the next week," he added.

>>> kita tunggu minggu depan

sisi Materazzi :

"I spoke to him briefly after the game," said Materazzi senior, a former Coach of Bari. "Marco had told me he had been provoked. It's as though they have something against him each time.

"I don't want to be controversial, but there are things that have to be said instead of just pointing the finger and putting a black mark against someone."
reipras94 wrote on Jul 10, '06
kita liat aja akhirnya nanti.....ini sepakbola semua orang harus menghormati hasilnya...terlepas dari proses yg mengantarkannya.....selamat buat windu yang memang gue tahu banget sejak awal adalah tifosi berat gli azzuri, sampe dibela-belain nyeruduk motor orang segala...hehehehehehe.......
winduradityo wrote on Jul 10, '06
kita liat aja akhirnya nanti.....ini sepakbola semua orang harus menghormati hasilnya...terlepas dari proses yg mengantarkannya.....selamat buat windu yang memang gue tahu banget sejak awal adalah tifosi berat gli azzuri, sampe dibela-belain nyeruduk motor orang segala...hehehehehehe.......
ihihihihihihi ... thx Mas ... Ya, sekali lagi Saya hanya ingin mengeluarkan uneg-uneg aja biar orang lain (baik yang pendukung Prancis atau orang awam) tidak melihat melulu sebagai kesalahan Materazzi atau Italy.

thetranquilizer wrote on Jul 11, '06
MENURUT GUE SIAPAPUN YANG MENANG...DI WORLD CUP 2006...TIM TERSEBUT PUNYA MENTAL JUARA..

KARENA, - YA ITU - SEORANG PEMENANG BUKAN BERARTI HARUS PALING JAGO BERMAIN BOLA, TAPI PEMENANG ADALAH ORANG YANG PUNYA "MENTAL JUARA" (GAK GAMPANG TERPROVOKASI, GAK GAMPANG EMOSIAN DAN BUKAN HANYA BISA MENGENDALIKAN BOLA DI LAPANGAN...TAPI YANG TERPENTING ADALAH MENGENDALIKAN DIRI SENDIRI...)
winduradityo wrote on Jul 11, '06
(GAK GAMPANG TERPROVOKASI, GAK GAMPANG EMOSIAN DAN BUKAN HANYA BISA MENGENDALIKAN BOLA DI LAPANGAN...TAPI YANG TERPENTING ADALAH MENGENDALIKAN DIRI SENDIRI...)
inilah yang gue ngga suka,vreda. Mereka masih mencari pembenaran akan dikeluarkannya Zidane dan mengait-ngaitkannya dengan kemenangan Italy. How silly rite?
sossisag wrote on Jul 11, '06
kalah ya kalah.

di lain pihak setiap orang bisa salah kok. dan itu sudah selesai dengan keluarnya kartu merah. kalau itu dikait-kaitkan dengan tidak mulusnya gelar yang diraih italia kok terdengar naif ya? seperti anak kecil yang tak bisa legawa menerima kekalahan.

intinya, secara mental dan adu pinalti "la france a perdu..." perancis kalah.
winduradityo wrote on Jul 11, '06
intinya, secara mental dan adu pinalti "la france a perdu..." perancis kalah.
sip ...

secara gue ngga ngerti postingan lo in france ... welcome bro ... heheehehehe
nonton dimana waktu itu? gue kan dipusat kebudayaan italy nontonnya :)
thetranquilizer wrote on Jul 11, '06
inilah yang gue ngga suka,vreda. Mereka masih mencari pembenaran akan dikeluarkannya Zidane dan mengait-ngaitkannya dengan kemenangan Italy. How silly rite?
:(
sossisag wrote on Jul 11, '06
secara gue ngga ngerti postingan lo in france ...
yang mane nih? yang "a perdu" itu? yah inikan bahasa playstation gimane sih...:P. artinya kalah. atau yang gue tulis di blog? nanti gue bikin versi indonesianya deh...

malam final di rumah saja, biar bisa leha-leha. tapi tetep pakai kaos biru. 7 pertandingan selalu pakai kaos biru... par sempre.

dan tetep meniupkan slogan di kaos madonna waktu syuting klip "papa don't preach": italians do it better... (cari deh di google gambarnya)
winduradityo wrote on Jul 11, '06
malam final di rumah saja, biar bisa leha-leha. tapi tetep pakai kaos biru. 7 pertandingan selalu pakai kaos biru... par sempre.

dan tetep meniupkan slogan di kaos madonna waktu syuting klip "papa don't preach": italians do it better... (cari deh di google gambarnya)
oya ... kirain disitu juga ... komentar di blogs brounie makin panas aja ... FORZA ITALY!!!
sossisag wrote on Jul 11, '06
oya ... kirain disitu juga ... komentar di blogs brounie makin panas aja ... FORZA ITALY!!!
padahal yang digosipin lagi ngupi-ngupi tuh...
winduradityo wrote on Jul 11, '06
padahal yang digosipin lagi ngupi-ngupi tuh...
wkwwkwkwkkwwk ... kebetulan gue juga lagi panas... jadi ada pelampiasan ... enak aje main menghujat =P
sossisag wrote on Jul 11, '06
wkwwkwkwkkwwk ... kebetulan gue juga lagi panas... jadi ada pelampiasan ... enak aje main menghujat =P
udah ah. capek-capek amat meributkan hal-hal yang masih raba-raba, spekulatif... berita belum valid kok dijadikan pegangan.
prajuritkecil wrote on Jul 11, '06
hahahaha... nontonnya di Pusat Kebudayaan Italy.... wah barengan lakinya Anggie dunks!
Gw bingung nie... kenapa sih banyak banget yang benci sama Italy...? (padahal gw pun gak demen sama Jerman dan Brasil hihihi...). Kayaknya gak rela banget gitu... Italy menang. Padahal kalo diliat, permainan mereka bagus. Kalo dibanding Prancis, sebenernya kekuatan Italy lebih merata. Ini mungkin yang bikin Prancis kelimpungan saat Zidane keluar...Padahal keluarnya di 10 menit terakhir sebelum kelar lho.
Itali itu unggul secara tim. Beda dengan brasil yang hebat secara individu tapi begitu disatuin jadi ajaib. Liat aja gol-gol itali, 12 golnya itu dibuat dari 10 pemain. Artinya semua pemain kemampuannya bisa jadi sama.
Ngomongin sandiwara dan diving, plisss deh..semua negara yang bolanya maju, juga sering melakukan itu. Pada lupa ya sama portugal...? Jerman pula.... sekali lagi JERMAN di FINAL PD 90.... DIVINGnya Voeller. Lagipula, pinalti prancis kemaren rada kontroversi pula kok. Lagian apa iya, semua pinaltinya Itali itu dianggap diving...? Emang juga aturan FIFA sekarang udah lebih keras kok soal pelanggaran2 ini. Makanya banyak kartu dan hukuman pinalti. Dibanding piala-piala yang lalu, menurut gw permainan itali sekarang jauh lebih fair kok.... Lebih asik pula ditonton gak monoton.
Soal Prancis... ya, sudahlah.. udah dua kali dalam satu dekade ini dia pegang piala dengan skuad yang sekarang dibawa ke Jerman.
Soal MAtterazzi.. gw setuju banget kalo dia dihukum jika terbukti berkata rasis...! dienyahkan kalo perlu dari persepakbolaan. Tapi pliss deh.. berlaku adil lah dengan 21 orang lainnya di timnas Italy....
winduradityo wrote on Jul 11, '06
Ya itulah .... ada yang mengatakan cinta gue buta terhadap Italy. Buta darimana? Semua orang berhak mencintai negara yang mereka pilih di Piala Dunia ini. Dan, dari awal gue emang dukung ITALY... banyak saksinyaa *halah* ... perjalanan mereka dari awal hingga final ga luput dari pandangan gue. Dan, gue setuju sama ucapan lo kalo permainan Italy jauh lebih bagus dan enak ditonton.
Sekarang keliatan belangnya kan, kalo PRANCIS = ZIDANE. Jadi, kalo Zidane out ya bye-bye France. IRONIS! Berarti ke-22 pemain lain dianggap cuma pelengkap dengan Zidane sebagai kuncinya. Soal penalti gue juga sempet shock karena si MALOUDA itu bener-bener gak tau MALOU ... dari beberapa kali aksinya dikotak penalti terlihat jelas dia pura-pura jatuh.
Tapi, apapun yang mereka katakan about it... gue ngga mau ambil pusing. Gue memang bereaksi, tapi itu tak menyurutkan dukungan gue akan Italy. Nggak akan gue berpaling hanya gara-gara kesalahan Materazzi... Semua telah berjuang. Meskipun harus ternoda dan menyimpan sedikit misteri dipartai final.

anyway udah ada pengakuan Materazzi about it ... Dia menyangkal mengatakan Zidane terorrist. Tapi, dia memang mengakui kalo dia mengejek Zidane ...

http://www.channel4.com/sport/football_italia/jul11b.html
bloomy wrote on Jul 11, '06
Menurut gue, 'partai final' yang sebenarnya adalah pas Italy vs. Jerman. Ini pertandingan paling hebat sepanjang World Cup tahun ini. Kejayaan Italy kelihatan banget di situ... betapa kuat mental mereka menghadapi 60 ribu suporter Jerman. Kalau Italy vs. Perancis sih, lebih ke pengesahan aja kalau mereka layak jadi juara.
(Dari gue yang bukan fans italy tapi fans argentina yang berterima kasih pada Italy karena telah mengalahkan Jerman, si pembantai Argentina)


acmild wrote on Jul 17, '06, edited on Jul 17, '06
Yah, klo gw bilang kedua belah pihak (Materazzi & Zidane) sama-sama memiliki kesalahan.
Materazzi tidak seharusnya mengeluarkan hinaan yang bersifat rasialis karena itu juga sangat tidak dibenarkan.
Zidane pun seharusnya dapat bermain dengan lebih profesional dan lebih berkepala dingin. (tapi gimana ya klo kita sendiri yang mengalami penghinaan terhadap Ibu kita dan kepercayaan kita? Jawabannya ada dihati kita masing-masing).

Anyway, kemenangan Italy tetaplah sebuah kemenangan jangan dipermasalahkan hanya karena kesalahan individu (namanya juga PERSONAL FAULT :P ).
Dan tetap dukung CLEAN FOOTBALL...!!! (^_^)

NB:
- Cuma sekedar opini.
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help