Malam ini kau menghampiriku
Datang dengan selendang birumu
Kau terbang menyusuri gelapnya malam
Dituntun oleh gugusan bintang
Dihalaman rumahku kau berdiri
Memandang kaca jendelaku dari kejauhan
Melebarkan senyummu yang penuh pesona
Kubalas senyummu dengan senyumku
Kutahu tak dapat kumeraihmu
Tempat ini begitu menyiksaku
Jendela yang berterali besi
Pintu yang berlapis baja
Tapi, hadirmu selalu kunanti
Meski hanya bertukar senyum
Bertukar pandang
Hingga fajar menjelang
Windu Radityo (07 August 2006, 16:00)