| |
 Konsekuensi ...
Apa sih konsekuensi itu ?
Ya
definisinya bisa di cari di KBBI - Kamus Besar Bahasa Indonesia. Hal
ini yang gue pegang teguh selama ini - so far. Gue selalu belajar
menghargai setiap janji yang gue buat, SEKECIL apapun itu. Kalau pun gue bisa membatalkan atau menunda pastinya ada ALASAN yang sangat kuat untuk gue membatalkannya.
Pernah
suatu ketika gue udah janji untuk nonton bersama teman gue. Tempat
sudah disepakati, yaitu ROXY MAS, waktu itu pengen nonton HARRY POTTER.
Tiba-tiba pas keluar kantor hujan deras, jas hujan? gue nggak bawa.
Alhasil gue hujan-hujanan. Dan selagi gue masih bisa menepati janji gue
maka gue akan datang.
Lain
halnya suatu ketika gue diajak komunitas gue untuk Nonton bareng partai
Juventus di musim terakhir musim lalu. Sang pemrakarsa menyebutkan
tempat 'A' . Dan tiba-tiba tanpa pemberitahuan lebih lanjut tempat di
pindahkan di detik-detik akhir acara. Mungkin itu tidak masalah untuk
gue atau beberapa rekan lain yang kebetulan On-line atau menerima SMS
itu. AKAN TETAPI,
pernahkah terpikirkan kalau pada saat perubahan rencana tersebut HP si
penerima dalam keadaan mati ? atau tiba-tiba SMS-nya pending ? atau
kebetulan mereka tidak membaca lagi perubahan acara di detik-detik
terakhir itu ?
Menurut hemat gue sih kesepakatan tetaplah kesepakatan. Bila
ingin ada perubahan rencana setidaknya dilakukan setelah semuanya
berkumpul di tempat yang telah disepakati semula. Jadi, tidak akan ada
simpang siur dan saling tunggu-menunggu.
Konsekuensi
yang gue pegang pun mesti gue bayar pada acara sesi pemotretan di KRB
Sabtu kemaren. SUMPAH... gue pengen banget kopdar sama anak-anak MP.
Akan tetapi, tanggung jawab gue kepada forum yang sudah merilis tanggal
pertandingan Liga WEM tidak dapat ditawar lagi, meski ada rasa yang
mengganjal gue mesti tetap berpegang dengan yang awal.
So,
ini hanya tulisan nggak penting gue untuk sesuatu yang mengganjal.
Mungkin kadang terlihat sepele. Tapi, nggak ada salahnya juga 'kan
kalau yang sepele itu tetap diperhatikan.

 | verafun wrote on Aug 30, '06, edited on Aug 30, '06 Yupzzz... konsekuensi banget aku sering berhadapan dengan kata ini!! Dimana kita dihadapkana dengan sebuah permasalahan dan pilihan yang tentu saja memiliki resiko..mau gak mau itu adalah sebuah konsekuensi yang wajib dihadapi dengan seiringnya pengucapan sebuah kata KOMITMEN!! Aku termasuk satu orang udah terikat ama komitmen dan konsekuensi. Just enjoy it :) |
 | yup gw termasuk benci kepada orang2 yg jam karet secara kemaren gw sampe blok m jam 6 tepat:p |
 | verafun : -
mesmerizeprincess : wah, mulai belajar berhitung
icalsensei : jam segitu gue udah di McD menikmati segelas Large Cola gue ... *fiuh* untung ada Gina yang datang kesitu ... secara gue nggak ada pulsa dan gue pun bertanya :-) |
 | @vera yup... cuma gw lebih menghargai yg tepat waktu:p
@windu gw jam 7 tepat ke mc d dulu tadinya cuma masi kosong wind |
 | verafun : definisi gue itu Jam karet bisa disematkan kepada seseorang kalau mereka terbukti beberapa kali melakukan keterlambatan pada sebuah janji. Tapi, kalau cuma 1 kali itu tidak bisa disebut jam karet ... seperti yang elo bilang ke gue tadi "Ini Jakarta Bung!". Apapun tak akan pernah bisa diprediksi ... :) |
 | icalsensei : masih kosong ? mungkin gue belum kembali dari toilet *ada yg telp pas gue lagi di toilet* :) |
 | inasari : -Toss- hehehehehehe ... |
 | verafun : mentang-mentang abis jadi ketuplak .... =P
arifien : hahahahahaa ... ya nggak juga si Fien, diliat-liat juga ... dengan kondisi keuangan ... jarak ... dan tentunya jadwal :) |
 | nyesel gw telp elo pas ********* uhhh |
| | |
|
|