Blog EntryHembusan WaktuOct 25, '06 2:56 PM
for everyone

Angin malam menerpa tubuhku ini
Dikala diri ini sedang terbalut sepi
Memandang lepas ke arah rembulan
Bak seorang pangeran yang kesepian

Betanyalah aku kepada bulan
Akankah semua ini 'kan berakhir ?
Tiada jawaban ,,, hening ,,,
Bisa ya ,,, bisa juga tidak

Kabut putih nan pekat pun muncul menghampiri
Menyelimuti tubuh ini yang tengah membeku
Deru nafas ini kian cepat berpacu
Melawan dingin yang kian mendera

Setelah jantung ini kembali tenang
Kutatap secercah cahaya dibalik kabut yang menipis
Kudapat mengembangkan senyumku ini kembali
Karena semua telah terlihat seperti sedia kala


01.45 am
Windu Radityo


11 CommentsChronological   Reverse   Threaded
ianpokian wrote on Oct 25, '06
hai windu....
halah puisi...
maaf gak ngerti banget.... windu nggak apa-apa kan?
ol dari mana?
winduradityo wrote on Oct 25, '06
dah lama tak berpuisi ria .. hihihihihihi ... ol dari kantor ian ...
mumpung pada tidur yang lain *uppsss*
ianpokian wrote on Oct 25, '06
wakakkk
windu...
bisa aja...
eh si ichal ngajakin jalan tuh...
margueritedaisy wrote on Oct 26, '06
just look for a silver lining
in every clouded sky, dear...
just hang on there.
icalsensei wrote on Oct 26, '06
mang lu pernah kesepian wind
huhuhuh
alvian wrote on Oct 26, '06
huahhh..ngantukzz..
annachristy wrote on Oct 27, '06
kabut putih bisa pekat ya??? hehehehe
Bagus euy puisinya
mesmerizeprincess wrote on Nov 2, '06
akhirnya! kembali menulis puisi euy!!..

ps. are u owkey?
verafun wrote on Nov 3, '06
*baru baca..
icalsensei wrote on Nov 11, '06
lo dah lama nga ol kekna
willycruise wrote on Dec 8, '06
sepi itu indah
dalam sepi kau bisa mengenal diri sendiri
merenungi kesalahan dan mengingat TuhanMu
Untuk menyongsong hari esok yang lebih baik

^O^ blog walking
http://willycruise.blogspot.com
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help