Angin malam menerpa tubuhku ini
Dikala diri ini sedang terbalut sepi
Memandang lepas ke arah rembulan
Bak seorang pangeran yang kesepian
Betanyalah aku kepada bulan
Akankah semua ini 'kan berakhir ?
Tiada jawaban ,,, hening ,,,
Bisa ya ,,, bisa juga tidak
Kabut putih nan pekat pun muncul menghampiri
Menyelimuti tubuh ini yang tengah membeku
Deru nafas ini kian cepat berpacu
Melawan dingin yang kian mendera
Setelah jantung ini kembali tenang
Kutatap secercah cahaya dibalik kabut yang menipis
Kudapat mengembangkan senyumku ini kembali
Karena semua telah terlihat seperti sedia kala
01.45 am
Windu Radityo