
Jum'at malam telah diumumkan hasil undian Liga Champions 2007/08 dengan komposisi :
ARSENAL (ENG) vs LIVERPOOL (ENG)ROMA (ITA) vs MAN UTD (ENG)SCHALKE (GER) vs BARCELONA (SPA) FENERBACHE (TUR) vs CHELSEA (ENG)Perempat finalis ini akan bermain home and away pada tanggal 01-02 dan 08-09 April 2008 nanti dengan yang disebut pertama diatas bertindak sebagai tuan rumah terlebih dahulu. Sekarang mari kita bedah setiap pertandingannya
ARSENAL vs LIVERPOOL
Akhirnya pertemuan antar tim Inggris sudah terjadi juga diperempat final ini, karena dengan meloloskan 4 wakilnya keperempat final akan membuat peluang pertarungan tim senegara akan terjadi. Dan, Arsenal vs Liverpool-lah yang terpilih untuk menjadi perwakilan duel antar Inggris ini. Arsenal mewakili kota London dan Liverpool mewakili kotanya sendiri. Arsenal yang kini masih berdiri kokoh dipuncak klasemen Liga Inggris akan ditantang sang jawara Liga Champions 2004/05 lalu.
Secara tradisi kedua klub tentunya sudah sering bertemu diajang Liga Inggris, akan tetapi pengalaman mungkin berbicara lebih di Liga Champions ini. Liverpool yang terseok-seok di Liga Inggris, kandas di Piala FA oleh tim divisi I Barnsley mungkin akan menjadikan Liga Champions satu-satunya target yang realistis meskipun tidak akan mudah. Penampilan striker termahal Fernando Torres yang semakin tajam akhir-akhir ini perlu diwaspadai oleh kubu Arsenal, sebaliknya, meskipun dapat mengalahkan AC Milan di San Siro dengan skor 2-0, kubu Arsenal perlu fokus disalah satu ajang kalau tidak mau lepas salah satu gelarnya. Karena di Liga Inggris mereka sudah diintai oleh Manchester United dan Chelsea. So, Liverpool tetap akan difavoritkan untuk melenggang ke semifinal.
ROMA vs MAN UNITEDDENDAM, yah berita itu beredar dimana-mana sejak undian mempertemukan kembali antara Roma dan M.U. Kekalahan memalukan Roma 7-1 yang terjadi Old Trafford selalu membekas di benak AS Roma. Akan tetapi, Man Utd tetaplah favorit walaupun Roma bertindak sebagai tuan rumah tidak akan terlalu berpengaruh untuk dapat meloloskan mereka ke semifinal. Grafik permainan Man Utd tahun ini benar-benar sedang tinggi-tingginya. Yang dapat mengalahkan mereka hanyalah diri mereka sendiri. Impian untuk meraih treble winner mungkin sudah kandas karena mereka menelan kekalahan 0-1 dari Portsmouth di kandang sendiri. Tapi, pada pertandingan tersebut mereka membuktikan bahwa permainan mereka sangat menyulitkan lawan meski hasil akhir ditentukan oleh dewi fortuna yang hinggap di kubu lawan. Sebuah pelanggaran kiper pengganti Tomas Kustczak membuahkan penalti sekaligus kartu merah dan Rio Ferdinand sebagai kiper dadakan tidak dapat menyelamatkan gawangnya dari kebobolan meskipun arah bola sudah terbaca.
SCHALKE vs BARCELONASebagai satu-satunya tim bundesliga yang masih selamat, Schalke membuktikan bahwa kehadiran mereka tidak dapat dipandang sebelah mata. Hadir ke 16 besar bersama Chelsea mereka berhasil lolos dari hadangan Porto yang sempat diunggulkan. Barcelona sendiri masih harus membuktikan keperkasaan mereka tahun ini. Grafik pertandingan mereka terlihat naik-turun tahun ini, cedera yang menimpa para punggawa Barca secara bergantian seperti Messi, Eto'o dan kepergian Giuly ke AS Roma membuat skema permainan Barca bisa terbaca oleh lawan-lawannya. Kehadiran Thierry Henry pun belum memberikan hasil yang maksimal. Mungkin, satu-satunya harapan mereka hanyalah Copa Del Rey tahun ini. Karena di liga mereka sudah tertinggal cukup jauh dari rival mereka Real Madrid yang sudah kandas dari Liga Champions dan peta persaingan lawan di Liga Champions tahun ini yang cukup ketat membuat Barca bukanlah unggulan untuk menjadi juara meskipun mereka bisa lolos ke semifinal nanti.
FENERBACHE vs CHELSEASebuah kejutan untuk Fenerbache bisa melangkah sejauh ini. Kehadiran para punggawa Brazil di tim mereka memberikan efek yang positif plus ketangguhan kiper mereka yang bisa mementahkan 3 tendangan penalti dari pemain Sevilla yang berhasil meloloskan mereka. Chelsea sendiri perlahan tapi pasti sudah mulai menemukan bentuk permainan mereka. Kesempatan Chelsea untuk meraih juara hanya di Liga Champions dan untuk liga sendiri peluang mereka hanya sedikit. Tapi, kejutan Fenerbache cukup sampai disini. Lampard sedang on-fire dan bisa mencetak gol kapanpun Ia mau.
Yah semua itu hanya berupa prediksi semata, untuk hasil akhir lihat saja nanti (^^,)