S eperti biasa kalau malem minggu itu adalah waktunya gue berkutat didepan tv buat menikmati tayangan sepakbola. Mulai dari Liga Jerman, Liga Inggris, Liga Italy sampe Liga Spanyol. Dan nggak jarang cetak-cetek juga kalau yang tayang barengan. Nah, tadi malem dimulai dengan tayangan Liga Inggris di TV One antara tuan rumah Middlesbrough yang menjamu Bolton Wanderers. Walaupun cuma antar tim papan bawah ya gue nikmatin aja, daripada iseng. Sayangnya tuan rumah Middlesbrough harus menyerah 0-1 melalui gol tunggal McCann. Memang pertandingan yang agak membosankan sih, makanya gue gonta-ganti sama American Idol. Duo David (archuletta dan cook) tampil mengesankan pada malam itu. Dan cewek-ceweknya tampil so-so aja.
Setelah American Idol selesai gue langsung pindah channel ke Trans7 buat menonton liga Italy antara Roma vs Livorno. Roma yang mendominasi babak pertama tampil mengurung pertahanan Livorno. Dan berhasil unggul melalui sundulan Mirko Vucinic diawal babak kedua. Namun sayang cederanya Totti membuat Roma tampil lesu darah. Karena keasyikan menyerang mereka harus menerima hasil 1-1 setelah menerima gol balasan dari kaki Diamanti melalui tendangan bebas yang indah. Usaha untuk mengejar Inter dipucuk klasemen pun bisa semakin berat bila malam nanti Inter berhasil mengalahkan tuan rumah Torino.
Nah, ketika mau nonton pertandingan Liga Spanyol di RCTI antara Barcelona melawan Espanyol ini mata gue udah nggak mau diajak kompromi. Alhasil setelah membalas sms temen, gue pun terlelap dengan sempurna dan tv pun masih menyala. Padahal kemaren pagi gue udah dapet wejangan dari kakak pertama gue yang tinggal serumah. Dia bilang, "Elo tuh kebiasaan kalau nonton tv malem nggak pernah lo matiin. Awas aja kalo bulan depan tagihan listriknya mahal. Makanya kalo nonton tuh dipakein timer donk!"
Yaps ... that's the problem ... gue belum biasa make timer yang bisa matiin tv kita secara otomatis dengan durasi tertentu kayak dirental PS. Yang ada tuh TV puas nonton gue tidur sampe gue bangun lagi.