(1) Lehmann
Tetap menjadi pilihan utama di tim nasional dikala diabaikan klubnya Arsenal membuktikan bahwa dirinya special dimata Joachim Loew. Penampilannya selama EURO 2008 pun tidak mengecewakan walaupun masih suka tampil sembrono. Namun, tak jarang Ia melakukan penyelamatan gemilang, itu dibuktikan dengan 24 penyelamatan yang dilakukannya selama EURO 2008 atau no. 2 setelah Igor Akinfeev (Russia) yang melakukan 35 penyelamatan.
(3) Friedrich
Friedrich mampu menjaga sisi kanan pertahanan Jerman dengan baik dan Ia pun tak jarang membantu penyerangan dari sisi kanan.
(16) Lahm
Lahm termasuk winger kiri yang aggresif, itu dibuktikan dengan tusukan-tusukan mautnya dari sisi kiri pertahanan Jerman hingga ke kotak penalty lawan. Bahkan Ia pun dapat mencetak gol seperti yang Ia lakukan saat semifinal melawan Turki yang sekaligus gol kemenangan buat Jerman.
(17) Mertesacker
Mertesacker melakukan tugasnya dengan baik saat menjaga pertahanan Jerman. Penampilannya yang dingin mampu memberi rasa aman bagi Jerman. Walau tak jarang Ia kelabakan saat ditinggal Metzelder yang suka merangsek ke depan.
(21) Metzelder
Bek asal Real Madrid ini menjadi pilihan utama Joachim Loew. Padahal hampir semusim terakhir Ia berkutat dengan cedera dan tak menjadi pilihan utama dalam tim Real Madrid yang dibelanya. Ia pun juga meninggalkan lubang yang cukup besar dikala meninggalkan pos nya untuk membantu serangan.
(13) Ballack
Peran Ballack dalam tim Jerman tidak dapat dipandang sebelah mata. Sebagai kapten tim Ia pun merangkap sebagai pencetak gol, jenderal lapangan tengah atau bahkan membantu pertahanan dapat dilakoninya dengan baik. Kehadirannya sangat vital buat tim Jerman.
(8) Frings
Frings sempat absent dalam beberapa pertandingan di EURO karena sempat cedera.
Namun saat melawan Turki Ia masuk kembali kedalam tim menggantikan Rolfes yang cedera. Masuknya Frings membuat Ballack sedikit lebih bebas dalam menjalankan tugasnya dan membantu penyerangan. Frings pun tak jarang menjadi eksekutor bola mati.

(15) Hitzlperger
Penampilannya cukup stabil walaupun jarang tersorot. Ia suka mengejutkan dengan tendangan-tendangan first time dari luar kotak penalty.
(17) Schweinsteiger
Schweni sempat menjadi kambing hitam saat mendapat kartu merah saat dikalahkan oleh Kroasia dibabak penyisihan grup B. Namun, Ia dapat bangkit saat menundukkan Portugal dan Turki dibabak playoff. Dan, dikedua partai tersebut masing-masing Ia menyumbangkan sebuah gol dengan cara yang sama.
(20) Podolski
Tak menjadi pilihan utama saat membela Bayern Munchen namun tetap tampil baik selama EURO 2008 dengan mencetak 3 gol. Posisi sayap kiri yang bukan posisi idealnya dapat Ia perankan dengan baik. Bermodalkan kecepatan, akurasi tendangan dan umpan membuatnya berbahaya. Kali ini Ia menemui lawan yang sepadan yaitu Sergio Ramos.
(11) Klose
Dingin dan mematikan, itulah yang dapat disimpulkan dari seorang Klose. Tak banyak bergerak, namun Ia dapat mengejutkan dengan penempatan posisi yang baik. Ia membuktikan dengan gol-golnya memanfaatkan keunggulan bola udara.