Awal berita tentang gempa gue peroleh dari potongan pembicaraan
presenter Good Morning (Trans TV) "Turut berduka cita untuk korban
gempa di Jogja pagi tadi."
What ??? Gempa ...
Bergegas gue mencoba menghubungi sepupu gue dan sahabat gue di Jogja.
Alhamdulillah they're fine. Setelah itu gue pun mencoba keep in touch
by sms w/ her. Jujur dengan kaya gitu gue semakin ngerasa begitu dekat
dan kerasa banget apa yg mereka alami.
Mungkin tulisannya semua serupa tapi tak sama kali ya? Gue nggak akan
nulis mengenai gempa 5,9 skala ritcher ... Gue nggak akan bilang jumlah
korban yang sekian ribu (terakhir 5000++) ... Gue nggak akan
menceritakan mengenai korban yang berjatuhan, gedung-gedung yang
hancur, pasien-pasien yang memadati rumah sakit maupun bantuan-bantuan
logistik yang sangat dinantikan oleh mereka.
Semua headlines surat kabar , milist , televisi semuanya sama. Saling
berlomba-lomba memberikan bantuan... Semoga semua benar adanya, tapi
dengar dari teman saya langsung mereka lebih membutuhkan makanan siap
saji (biskuit, kue kaleng, roti, dll), selimut, tenda, obat-obatan,
pembalut, dsb. Khususnya di daerah selatan ... Karena daerah tempat
teman Saya tinggal belum mendapat bantuan logistik dari pemerintah.
Saya harap semua cepat berlalu ... Jogja cepat kembali tersenyum ... Kehidupan kembali seperti sediakala ...
amienn ... Sedih juga sih, Vey ,,, Kadang A' juga miris kalo liat langsung di TV *emang A' sih ngga begitu faham jurnalistik tapi, kalo ngeliat mereka yg luka-luka gitu ... trus diwawancarai kadang kasihan aja ... masih seger" darahnya ...