ReviewReview[Movie] From Bandung With LoveMar 21, '08 6:49 AM
for everyone
Category:Movies
Genre: Drama
Ve atau Vega merupakan seorang penyiar radio di Bandung yang membawakan acara "From Bandung With Love" dengan membahas cerita-cerita cinta dengan tema tertentu yang berbeda-beda tiap minggunya. Vega juga kuliah dan bekerja di sebuah perusahaan advertising bernama Dolphin sebagai copywriter.

Hidup Ve sendiri awalnya lurus-lurus saja. Pekerjaannya sebagai penyiar, copywriter maupun sebagai mahasiswi dapat Ia jalani dengan harmonis. Ia memiliki seorang pacar bernama Dion teman sekampusnya yang baik hati, tampan dan sangat-sangat pengertian. Ia rela menunggu Vega yang siaran hingga larut malam, mengantar ke tempat Ia bekerja, menemani kuliah atau apapun yang Vega mau sedapat mungkin Ia turuti. Ia pun hanya bermain dengan kedua sahabatnya.

Cerita dari film ini sendiri berawal dari curhatan sahabatnya sendiri, Wulan, yang dikhianati oleh pacarnya yang bernama Leo. Yang menurut penuturannya berhasil Ia tangkap basahsaat sedang berada dikamar temen kosnya sendiri. Ternyata hal tersebut telah berlangsung lama setiap kali Wulan pulang ke Jakarta. Curhat Wulan sendiri ternyata menggelitik pikiran Ve untuk menjadikannya topik acaranya untuk minggu depan. Ia akan mengangkat tema kesetiaan. Dion yang Ia ajak bertukar pikiran awalnya mewanti-wanti karena tema tersebut menurut Dion cukup sensitif. Apalagi Ve selalu melakukan riset untuk setiap tema yang akan Ia angkat di acaranya. Bahkan Ia sendiri menambahkan "Apapun bisa terjadi dalam waktu 6 hari."

Subjek penelitian telah Ia dapatkan ditempat ia bekerja. Kebetulan disitu terdapat seorang pria bernama Ryan, yang tak lain merupakan seorang Creative Director. Ryan merupakan seorang pria tampan, gentleman dan pandai memikat hati wanita. Sampai-sampai beredar gosip kalau Ryan seorang playboy yang bisa mengencani siapapun dan melupakan begitu saja. Secara tak sadar segala perlakuan dan perhatian Ryan membuat dirinya membandingkan dengan apa yang ada di diri Dion. Memang rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau. Mulai dari situlah segala intrik-intrik terjadi di film ini, Ve yang mulai berbohong dengan Dion, Ia yang mulai tidak dipercaya oleh Wulan yang memang merasa Ve nggak pernah bisa ngertiin posisi Wulan karena Ve kedapatan sedang berduaan dengan Ryan.

Comments : Film ini begitu Flaaaaaattttttttt abis ..... Nggak ada sesuatu yang 'menarik' dibanding film sejenis yang sering beredar. Ve yang udah punya pacar nan baik hati, berhasil luluh oleh godaan-godaan standar dari Ryan. Yang pada akhirnya memang justru kesalahan semua bermuara ke diri dia seorang.

MOvie info :

Jenis Film
DRAMA
Pemain
RICHARD KEVIN, MARSHA TIMOTHY, KIERAN SIDHU, ANDREA DIAN
Sutradara
HENRY ADIANTO
Penulis
TITIEN WATTIMENA
Produser
IWAN BOGANANTA
Produksi
LIGHTHOUSE FILM
Homepage
http://frombandungwithlove.multiply.com/
Trailer
http://frombandungwithlove.multiply.com/
Durasi
80 MIN

gambar dan info film diambil dari : http://21cineplex.com/movie.cfm?id=1828


mryasha wrote on Mar 21, edited on Mar 21
Gue capek deh ngeliat film2 tentang orang2 di industri kreatif...

Sepertinya banyak orang2 di 'creative industry' yg tidak mengenal seluk beluk kehidupan orang2 di luar circle mereka, sehingga karakternya semuanya mirip2... terinspirasi oleh kehidupan penulis cerita, atau teman2 mereka sendiri...

Celakanya adalah bila karakternya sudah 'asik' tapi film nya malah jadinya ngga asik.

Sepertinya persepsi orang 'kreatif' itu menarik harus ditinjau kembali. Orang yg kreatif ngga musti orang advertising, seniman sukses atau seniman gagal, atau apalah.

Orang asuransi sebenarnya harus sangat kreatif dalam berjualan, contohnya, dan karena itulah muka mereka terpampang di iklan asuransi sebagai Top Seller.

Btw, gue BELUM nonton film ini, dan memang komentar saya diatas bisa tidak valid karena itu. Just a thought on the industry.
winduradityo wrote on Mar 22
mryasha said
Celakanya adalah bila karakternya sudah 'asik' tapi film nya malah jadinya ngga asik.

Sepertinya persepsi orang 'kreatif' itu menarik harus ditinjau kembali. Orang yg kreatif ngga musti orang advertising, seniman sukses atau seniman gagal, atau apalah.

Orang asuransi sebenarnya harus sangat kreatif dalam berjualan, contohnya, dan karena itulah muka mereka terpampang di iklan asuransi sebagai Top Seller.

Btw, gue BELUM nonton film ini, dan memang komentar saya diatas bisa tidak valid karena itu. Just a thought on the industry.
Nah, that's the point ... itu yang menjadikan film ini so-so aja ... Yah not recommended deh nonton film ini, mirip banget sama film 'Kangen' yang menjadikan Bandung sebagai tempat utamanya, kenapa nggak dicari spot-spot lain sih? Hemat budget kali ya ... sekali-kali menawarkan sesuatu yang segar gitu, jadi kan sembari nonton film kita bisa tahu view-view di daerah lain
Add a Comment
How would you rate this movie? (optional)
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help