Untuk menonton The Dark Knight ini gue telah melakukan 3x percobaan, 2x gagal. Itulah yang gue alami untuk menonton film yang satu ini. Pertama Kamis(17/7/08) dapet premiere tiket dari FHM tapi karena jam tayang 21.55 plus gue mesti masuk kerja jam 00.30. So, dengan terpaksa gue nggak nonton. Padahal gue udah menanti saat-saat itu. Lalu Minggu(21/7/08), Cewek gue yang sedang di PIM sama kakak gue bilang untuk film The Dark Knight penuh, kalau pun ada tinggal di barisan depan(no thanks, nggak kebayang 2 jam lebih menonton dengan posisi tidak nyaman). Akhirnya kesampaian juga hari Senin(22/7/08) berlokasi di Senayan City, Studio 2 jam 18.45
Film The Dark Knight sendiri diawali oleh aksi perampokan yang dimotori oleh Joker. Perampokan yang berjalan dengan sangat mulus itu membuat gerah para mafia. Mereka pun sempat didatangi Joker dan Joker menawarkan diri untuk membunuh Batman. Namun mereka tidak percaya begitu saja dengan tawaran Joker yang mereka anggap psycho/freak/gila.
Tugas Batman sendiri pada kali ini menumpas mafia bekerja sama dengan Lt. Jim Gordon. Namun kehadiran seorang jaksa wilayah kharismatik Harvey Dent, yang tak lain kekasih dari Rachel Weiss membuat Batman tak lebih seorang pahlawan yang tak dianggap. Apalagi sepak terjangnya yang banyak ditiru batman-batman gadungan merusak citra dirinya.
Harvey Dent sendiri disukai warga Gotham karena berhasil menangkap banyak penjahat dan mengungkap banyak kasus criminal. Namun, kaburnya Lau, otak pencucian uang ke Hongkok sempat membuatnya ketar-ketir. Hal tersebut membuat Batman ikut turun tangan, karena memang Batman mempunyai otoritas tak terbatas. Bukan hanya di Gotham City. Apalagi Hongkong tidak akan mengekstradisi warganya dengan alasan apapun. Dengan bantuan Alfred sang assisten dan Fox yang selalu siap sedia dengan peralatan-peralatan canggih yang dibiayai oleh Wayne Enterprise membuat Batman dengan cepat bisa membawa Lau kembali ke Gotham City untuk dimintai keterangan.
Disini cerita kembali berputar, Joker mulai melancarkan permainannya. Ia mengancam akan membunuh satu-per-satu warga Gotham, terutama hakim, komisaris polisi serta sang jaksa wilayah apabila Batman tidak membuka jati dirinya. So, aksi saling bunuh, adu strategi dan perang antar kelompok yang saling berbeda kepentingan mulai mewarnai kehidupan kota Gotham. Batman pun dianggap pesakitan karena dianggap pemicu suasana kacau itu.
Comments : The Dark Knight hadir sebagai film superhero yang lebih berat ke sisi thriller dibanding action. Jalan ceritanya susah ditebak membuat kita tak bisa dengan mudah menebak jalan cerita itu sendiri. Ditambah pula porsi Joker yang begitu dominant di film ini, plus sosok Harvey Dent yang lebih heroik dibanding Batman itu sendiri. Hadirnya Joker sendiri dalam film ini membuat pamor Batman tidak terlalu terlihat. Segala kecerdikan, kegilaan dan polah tindak-tanduknya dalam melakukan aksi kejahatan membuat film ini jadi menarik dan menegangkan. Ditambah pula tampilnya Harvey Dent, sang protagonist kota Gotham. Nonton film ini sendiri pun ibarat membaca cerita lengkap dari prolog, isi, penutup. Lengkap, panjang dan menarik. (Windu)
Movie info :
Starring : Christian Bale, Heath Ledger, Aaron Eckhart, Michael Caine
Director : Christopher Nolan
Distributor : Warner Bros Pictures
Duration : 2hrs 32min