^Windu's posts with tag: hanya sebuah coretan
 "Ketika slamanya pun harus berakhir Akhirilah ini dengan indah kau harus relakan setiap kepingan waktu dan kenangan Ketika pelukanku pun tak lagi bisa menenangkan hatimu yang sedih Aku memilih tuk mengakhiri ini dengan indah " Akhiri ini Dengan Indah - JikustikCinta memang tak selamanya mengundang kebahagiaan. Tak jarang cinta itu menyiksa diri sendiri maupun orang lain. Mencintai orang lain membutuhkan energi yang tak sedikit, terlebih bila cinta itu seperti tanpa sambutan. Menikah adalah suatu pilihan akhir yang harus dijalani oleh manusia. Entah itu dari sudut pandang agama atau memang suatu roda kehidupan. Dimana seorang manusia dengan jenis kelamin yang berbeda memutuskan untuk menjalin ikatan dan hidup bersama. Meskipun seiring perkembangan zaman terjadi penyimpangan-penyimpangan entah itu pernikahan sejenis, ataupun fenomena kawin-cerai. Unsur kesakralan pernikahan itu pun seperti sebuah angin lalu belaka. Ketika orang sudah menikahpun dihadapkan dengan masalah yang tak sedikit. Terkadang disalah satu pihak begitu mudah berpaling dari pasangan dengan alasan sudah tidak ada kecocokan, ada orang ketiga, ataupun mungkin karena tak juga diberikan keturunan. Tapi, yang mayoritas terjadi yaitu poin satu dan dua. Untuk memperkecil mungkin Saya akan mengangkat poin kedua yaitu orang ketiga. Yah, memang tak bisa dipungkiri cinta bisa datang kapan saja, dimana saja. Orang bilang cinta itu buta. Tapi, sebetulnya sangat disayangkan untuk begitu saja melepaskan janji yang telah terucap.  Sebuah contoh dapat diambil dari sebuah film yang belum lama Saya tonton yaitu The Heartbreak Kid yang dibintangi Ben Stiller belum lama ini. Dimana Ia yang tak kunjung menemukan pasangan hidupnya dan dituntut untuk segera melepas masa lajangnya oleh ayah dan sahabatnya. Ia pun memilih untuk menikahi wanita yang tanpa sengaja Ia tolong saat dijambret. Kemudian dengan pendekatan yang tidak terlalu lama, mereka pun melangsungkan pernikahan. Sesudah itu mereka pun berbulan madu, disepanjang perjalanan ke kota tujuan mereka si pria menemukan beberapa hal yang membuatnya ilfeel atau tidak Ia sukai. Dan, ditempat tujuan ternyata Ia menemukan wanita lain yang Ia rasa lebih mengerti dirinya dan cocok. Dan, kehadiran wanita itu membuat si pria mesti berbohong bahkan meninggalkan sang istri yang baru dinikahi sendiri dikamar hotel. Well,memang tidak salah kalau melihat si pria terpikat wanita lain dengan alasan ilfeel atau apalah. Dan, kalaupun diteruskan mungkin hanya ada unsur keterpaksaan maupun berjalan dengan tidak harmonis. Yah, jarang sekali memang ditemukan klop satu-sama-lain hanya dalam satu pertemuan. Walaupun mungkin memang bisa saja terjadi hal-hal seperti itu. Sedangkan untuk orang ketiga yang dengan atau tanpa sengaja hadir atau masuk kedalam kehidupan seseorang yang telah menjalin hubungan tidak dapat begitu saja disalahkan. Terkadang seseorang tidak menilik kebelakang tentang status atau sebagian lagi memang tidak memperdulikan masalah tersebut. Nah, yang menjadi masalah terkadang posisi dimana sang pria sudah memutuskan untuk bertahan dan salah satu pihak (dalam hal ini orang ketiga) memang harus menerima kenyataan pahit tersebut. Mudahnya sih memang menyarankan untuk memulai kehidupan baru (meskipun berat), tapi Saya percaya suatu saat nanti entah sengaja ataupun tidak semua akan menemukan pasangannya. Lain lagi sebuah serial Jepang yang baru saja Saya tonton yang berjudul "2nd House",dimana seorang pasangan suami-istri yang sudah menikah dan punya anak. Sang suami merasa gerah dengan kelakuan istrinya yang terkadang membuatnya tidak nyaman saat dirumah dan terkadang merasa tidak dihargai. Sehingga membuatnya menginginkan kehidupan baru diluar kehidupan rumah tangganya. Ia pun tanpa sengaja menemui wanita lain yang lebih muda, cantik dan single. Tanpa Ia sadari Ia sudah masuk kedalam hati sang wanita tersebut. Kisah-kisah diantara mereka pun hadir, berbagai cerita dan konflik pun tercipta. Sampai akhirnya sang pria memutuskan untuk kembali kekehidupan rumah tangganya yang telah Ia jalin selama ini. Dalam kesemua kejadian diatas sebenarnya bisa diambil sebuah benang merah yaitu "KETEGASAN". Ketegasan disini berarti luas, yaitu tegas untuk berkomitmen, tegas untuk memilih, tegas untuk berkomunikasi dan tidak diam begitu saja. Kenapa tidak mencoba membuka lembaran baru, siapa tahu disitu malah ditemukan kebahagiaan yang sesungguhnya. Who Knows?
Hari Minggu gini (udah masuk Senin sih sekarang) suka serba salah kalau masuk shift-3. . . Kerjaan nanti ada banyak baru jam 5-an. Dah gitu dari masuk tadi jam 00:30 sampe detik ini 2:48 nggak ngapa-ngapain. Akhirnya cuma iseng-iseng aja buka-buka MP and nyari-nyari lagu baru. . . Mau tidur dari tadi nggak ngantuk-ngantuk. Mau makan? Barusan dah makan pake kepiting lada hitam bawa dari rumah... Moga-moga aja pas banyak kerjaan nanti gue nggak ketiduran hehehehe ...
Gara - gara Jo ngajakin main UNO waktu di Ragunan , kini gue jadi kecanduan deh main UNO ... nggak dirumah ... nggak dikantor ... nggak pas ngumpul2 ... Pokoknya UNO selalu ada ditas gue deh. Mau main ??? Yukkkkkkkkkkkkkkkkk ...
Hm, kangen banget bisa ngempi tapi rame kayak dulu. Reply-reply-an Cela-cela-an Becanda ... tertawa .. berbagi ... Sekarang ngempi kaya on the grey area ... Nggak jelas gitu ... *Ya Iyalah* Sapa juga yang OL jam segini ... Kebanyakan mereka OL ya pas workdays ... Apalagi Long Weekend gini ...  Rindu masa-masa itu ...
Hai kawan-kawan MP'ers sekalian ...
Daku OL nih *gag penting ya* wkwkwkwkwkw ...
Sebenernya sih banyak yang menyarankan untuk istirahat dirumah, karena masih sakit -batuk&pilek gitu deh- tapi bete aja dari Minggu dikamar melulu ...
Jadi ngeloyor deh ke warnet :D
Apa kabarnya nih semua ? I hope ur all in a good condition :-)
 | MAAF ... | Sep 28, '06 10:23 PM for everyone |
Maaf kalau ada yang merasa terganggu kalau explore page-nya
penuh dengan lagu-lagu Saya ,,,
Soalnya lagi di-set menjadi contact only ...
khususnya lagu-lagu luar ....
MaaF YanG SebesaR-BesaR nya ...
Bismillahirrahmanirrahim
Dalam kesejukan pagi ini aku ingin bersimpuh padaMu Ya Rabb
Syukurku atas pertemuan ini dan hari-hari indah bersamanya
walau kutahu semua ini pasti akan berakhir entah kapan.
Allah Yaa Rahman Yaa Rahim
Syukurku atas kasih sayangMu melalui dia
terima kasih telah Engkau beri kesempatan kepadaku untuk berbagi duka gembira bersamanya
Allah Yaa Rahman Yaa Rahim
Dalam waktuku yang tak banyak dengannya, izinkan aku memberikan sayangku padanya
Aku tahu tak bisa berikan kepadanya hati dan ragaku utuh penuh, meski kuingin
Namun, izinkan aku berikan kepadanya ketulusan dan kasih sayang
sepertiMu berikan kepada manusia terangnya matahari dan udara kehidupan
Ya Allah Yaa Rahman Yaa Rahim
Aku kelak mungkin tak kan bisa mendampinginya dalam melewati perjalanan hidup yang panjang dan berliku
Aku mungkin tak kan bisa melewatkan waktu duduk bersamanya di beranda di kala senja
tapi izinkanlah aku berdoa untuknya....
"Berikanlah kebahagiaan dunia dan akhirat kepadanya,
jadikanlah dia hamba yang selalu bersyukur pada-Mu
Jauhkanlah dia dari apa-apa yang kau benci
Jadikanlah dia imam yang baik kelak
Jadikanlah dia sosok yang tegar dan bijak ketika badai kehidupan Engkau hempaskan
Dan, berikanlah selalu kepadanya sinar terang dan ridloMu di dalam setiap langkahnya."
Allah Yaa Rahman Yaa Rahim,
Ketika waktuku telah habis dengannya, berikanlah kepadaku kekuatan untuk kembali melangkahkan kakiku tanpanya
dan, izinkanlah aku sejenak untuk menoleh ke belakang,
menatapnya dan memberikan senyum terindah untuknya..Amin.
Yogyakarta, 310806, 05:30
Thanks a lot for this master piece ...
I love it ! Semoga semua terkabul and thanks for being my best
friend's. Thanks for all that you give to me ... your times ... your
smile ... your everything. THANKS A LOT !!!!
Mohon maaf
sebelumnya bila ada pekerja dari PT. Bank Mandiri. Tulisan ini hanyalah bentuk
curhatan seorang konsumen terhadap instansi Anda. Dan masukan ini juga supaya
menjadi pelajaran untuk Anda kedepannya.
Pagi ini Saya diajak
berbicara sejenak oleh Mama Saya. Beliau mengadu tentang perilaku penagih kartu
kredit yang menagih tunggakan Papa Saya. Tapi, kali ini perkataan mereka
sungguh – sungguh kelewatan. Berikut kira-kira percakapan antara Mama saya dan
petugas dari Bank Mandiri tersebut.
Petugas : Hallo, bisa
bicara dengan Bapak ‘A’ ?
Mama : Maaf Bapaknya
sedang tidak ada dirumah, ada pesan ?
Petugas : Dasar tua bangka! Bilang ‘tuh sama suami Anda kalau
punya hutang dibayar. Emang mau dibawa mati apa!
Mendengar
perkataan tidak sopan itu Mama langsung membanting telponnya. Karena tidak tahan.
Tak lama kemudian Ia menelpon kembali, kali ini pembantu di rumah yang
mengangkatnya. Lagi – lagi Ia memaki.
Petugas : Eh, babu.
Bilangin tuh sama majikan lo kalo punya utang ya dibayar!
Saya sempat
berpikir. Apa begini tata cara penagihan yang diterapkan oleh PT. Bank Mandiri
?
Apa mereka
tidak menyeleksi dahulu para pekerja yang ditempatkan untuk posisi ini ?
Pengalaman
Saya dengan para penagih dari Bank lain jauh lebih sopan dibanding mereka. Malahan
beberapa diantara Bank lain tersebut masih mempunyai etika yang tinggi. Karena Papa
sudah pensiun saat ini memang beliau jarang mendapatkan ‘job’. Dan, kalaupun
Saya ingin membantu untuk saat ini memang belum bisa.
Akan tetapi,
rumah Saya masih tetap dialamat yang sama. Dan kami tidak akan pindah
kemana-mana. Toh, kalaupun nanti dari Papa atau Saya memang ada dana untuk itu
pasti dibayar.
Memang janji
manis mereka untuk mencari nasabah pemegang kartu kredit dengan iming-iming segala
kemudahan. Sesudahnya? Mereka lepas tangan dan membiarkan nasabah yang kadang
terbuai. Saya mengakui kesalahan Papa Saya dan sampai saat ini Saya belum
terbujuk untuk menggunakan kartu kredit. Dan hanya menggunakan ATM untuk
memudahkan Saya mengambil uang secara tunai. (WR)
Sepanjang sore ini ditemani alunan lagu dari UNGU - ini ...
Intro : E C#m A E B
E
Tiada guna kau kembali
C#m
Mengisi ruang hati ini
A
Semuanya telah berlalu
E B
Bersama luka aku
Reff 1 :
E
Semua yang telah berakhir
C#m
Antara hatiku dan hatimu
A
Takkan ada cinta
B
Seperti yang dulu
E
Tiada guna kau berjanji
C#m
Untuk setia menemani
A
Hatiku yang tlah terluka
E B
Karna Dustamu
Reff 2 :
E
Semua yang telah berakhir
C#m
Antara hatiku dan hatimu
A
Takkan ada cinta
B
Seperti yang dulu
E
Semua yang telah berakhir
C#m
Antara diriku dan dirimu
A
Takkan ada rindu
B
Seperti yang dulu
Intro : C#m A C#m B (2x)
E
Semua yang telah berakhir
E
Semua yang telah berakhir
Ooooo….
Back To : Reff 2 (2x)
E
Seperti yang dulu
E
Seperti yang dulu
E
Seperti yang dulu
Kalau ada yg mau downlod silahkan kLik !!!
 Gue ngerasa ada sedikit perubahan dalam diri gue
Akhir-akhir ini sepertinya gue agak 'kesepian'
Mungkin terlihat gue sering bergembira ditengah keramaian
Diantara banyak orang
Tapi, for somepeople who knows me ...
It's not me
Tapi, gue ngerasa lebih baik dengan itu semua
At least gue nggak terlalu larut dengan apa yang gue rasakan
Dengan kenyataan yang ada dihadapan gue
Karena setelah gue lelah dengan aktivitas gue
Yang tersisa hanyalah lelah
dan terbaring di kamar gue ...

 Konsekuensi ...
Apa sih konsekuensi itu ?
Ya
definisinya bisa di cari di KBBI - Kamus Besar Bahasa Indonesia. Hal
ini yang gue pegang teguh selama ini - so far. Gue selalu belajar
menghargai setiap janji yang gue buat, SEKECIL apapun itu. Kalau pun gue bisa membatalkan atau menunda pastinya ada ALASAN yang sangat kuat untuk gue membatalkannya.
Pernah
suatu ketika gue udah janji untuk nonton bersama teman gue. Tempat
sudah disepakati, yaitu ROXY MAS, waktu itu pengen nonton HARRY POTTER.
Tiba-tiba pas keluar kantor hujan deras, jas hujan? gue nggak bawa.
Alhasil gue hujan-hujanan. Dan selagi gue masih bisa menepati janji gue
maka gue akan datang.
Lain
halnya suatu ketika gue diajak komunitas gue untuk Nonton bareng partai
Juventus di musim terakhir musim lalu. Sang pemrakarsa menyebutkan
tempat 'A' . Dan tiba-tiba tanpa pemberitahuan lebih lanjut tempat di
pindahkan di detik-detik akhir acara. Mungkin itu tidak masalah untuk
gue atau beberapa rekan lain yang kebetulan On-line atau menerima SMS
itu. AKAN TETAPI,
pernahkah terpikirkan kalau pada saat perubahan rencana tersebut HP si
penerima dalam keadaan mati ? atau tiba-tiba SMS-nya pending ? atau
kebetulan mereka tidak membaca lagi perubahan acara di detik-detik
terakhir itu ?
Menurut hemat gue sih kesepakatan tetaplah kesepakatan. Bila
ingin ada perubahan rencana setidaknya dilakukan setelah semuanya
berkumpul di tempat yang telah disepakati semula. Jadi, tidak akan ada
simpang siur dan saling tunggu-menunggu.
Konsekuensi
yang gue pegang pun mesti gue bayar pada acara sesi pemotretan di KRB
Sabtu kemaren. SUMPAH... gue pengen banget kopdar sama anak-anak MP.
Akan tetapi, tanggung jawab gue kepada forum yang sudah merilis tanggal
pertandingan Liga WEM tidak dapat ditawar lagi, meski ada rasa yang
mengganjal gue mesti tetap berpegang dengan yang awal.
So,
ini hanya tulisan nggak penting gue untuk sesuatu yang mengganjal.
Mungkin kadang terlihat sepele. Tapi, nggak ada salahnya juga 'kan
kalau yang sepele itu tetap diperhatikan.


Semalam aku bermimpi ...
Bukan memimpikan kamu, kekasihku
Tapi memimpikannya
Kami hanya berdua
Bersenang-senang bersama
Hanya berdua loch ...
Kamu jangan cemburu
Karena itu cuma mimpiku
Sampai kuterbangun ...
"AH, sayang ... itu cuma mimpi!"
Windu Radityo (15 Agustus 2006)
-Dilarang keras ketawa !!! Nggak tau kenapa tadi malem koq si Nagita Slavina mampir ke mimpi gue ya?-

 Hmmm,,, Semalem sempet nonton I-Sinema yang judulnya "Mengejar Cinta" di ANTV ?
Gue
nonton sih pas 1/2 cerita ... jam 21 kurang dikid gue baru nonton pas
adegan si Tommy (Christian Sugiono) lagi ngobrol sama Ine (Dominique).
Mereka ceritanya adalah pasangan muda. Dan, dalam percakapan itu si Ine
mengaku kalau mencintai cowok lain yang bernama Bagas. DAN, karena
nggak mau ada kebohongan dalam pernikahannya maka si Tommy dengan
sukarela mencari si Bagas (Ario Wahab) yang cuma diketahui merupakan
penyanyi kafe. Jadi, Tommy dan Ine berkeliling Bandung, memasuki kafe
ke kafe. Trus pas tidur di hotel si Tommy lebih memilih untuk tidur di
sofa. Lalu terjadilah sebuah percakapan
Ine : Tom, kamu kok baik banget sih mau nemenin Aku nyari Bagas?
Tommy : Udah, kamu istirahat aja. Biar besok ada tenaga untuk mencari Bagas.
gue rela ngelakuin ini semua karena cinta sama kamu,Ne...
*what??? Suami nyari cowok lain yang dicintai istrinya*
Lalu
pencarian demi pencarian terus dilakukan. Ternyata nama beken Bagas di
kafe adalah Alfons. Dalam suatu ketika ada suatu momen dikala Tommy dan
Alfon duduk berdua dan mabuk di kafe. Mereka saling bercerita. Tapi,
Tommy tidak tahu nama sebenarnya si Alfon. Suatu ketika temannya Alfon,
si bartender meninggalkan sebuah buku ketika berkumpul bertiga (Alfon,
Tommy and Bartender). Dan, didalam buku itu ada sebuah lirik lagu.
Ketika iseng-iseng di kamar Tommy membaca lirik itu, dan ternyata lirik
itu merupakan surat Ine buat Bagas.
Kemudian
ketika di cari ke kafe, Bagas ternyata sedang ke stasiun untuk pergi ke
Surabaya. Di stasiun itu Tommy pun dengan berat hati melepaskan istri
tercintanya. Menyerahkan obat dan vitamin karena kondisi fisik Ine yang
sedang tidak sehat, kemudian ATM dan juga pesan :"Kamu nggak perlu khawatir mengenai Ayahku, akan kucarikan alasan yang tepat mengenai ini."
But,
happy ending kok. Ternyata, kejadian di stasiun itu menyadarkan Ine.
Ternyata cinta sejati yang Dia cari ada di depan mata Dia selama ini.
hmmm ... gemes juga sih nonton film ini. Hihihiihhihihihi ... tapi, salut juga kalau ada cowok yang kaya gitu ...!


Pernah putus cinta ?
atau belum pernah pacaran ?
atau belum pernah putus ?
Dalam
berhubungan memang banyak hal yang akan dilalui sama-sama. Mulai proses
dari perkenalan hingga berlanjut ke jenjang pacaran. Dalam pacaran
sendiri banyak suka-duka yang dilewati bersama. Atau mungkin dalam
beberapa kasus banyakan dukanya. Contoh disini gue ambil dari postingan
temen gue ini ( click here ).
Yah,
memang begitu banyak hal yang sudah membuat perasaan kecewa, kesel atau
mau marah. Lain lagi dengan Ms. Y temen gue. Dia pacaran dengan temen
sekampusnya, awal-awal emang manis. Tapi, kesininya dia berulang kali
curhat dan curhat. Cowoknya itu kedapetan sering ber-sms mesra dengan
cewek lain, trus juga sering minjem duit (entah buat keperluan apa)
yang jumlah nya tidak sedikit, trus juga sering minta beliin ini-itu,
dll. Trus, tanpa ba-bi-bu minta putus begitu aja. Nah, a few months
later ni cowok balik lagi ke kehidupan si Ms. Y ini. Yang mulai sms,
sok-sok perhatian and mau anter-jemput rumah ke kampus.
Yah,
normally sih pengennya ngelarang. Tapi, semua itu gue kembaliin ke Ms.
Y. Dia percaya begitu saja sama omongan tuh cowok *lagi*. Tapi, gue
tahu pasti tuh cowok ada maunya. Kalo nggak ngapain setelah mutusin,
sekian lama menghilang trus sok baik ? Yah, keliatan belangnya sih pas
tiba-tiba minta (bukan minta sih bilangnya nitip) ke Ms. Y "kalo kamu
ke mal titip CD 'A' donk." .
Oke, pemaaf boleh ... but, hanya keledai bodoh yang jatuh ke lubang yang sama 2 x !
Kesempatan
boleh diberikan, tapi tidaklah semudah itu. Gue sendiri punya sample
tentang kehidupan pribadi gue. Ya cuma mau share sedikit. Yah ceritanya
my -X- ini mutusin gue. Trus cerita-cerita ke temennya kalo gue yang
mutusin dya? "What???".
Tapi, gue nggak ambil pusing. Selama orang itu masih menunjukkan itikad
baik di depan gue (walaupun itu palsu sekalipun) ya gue akan baik di
depan mereka. Tapi, dengan batasan-batasan tertentu juga.
Terbukti
sampe sekarang gue juga udah forget about 'her'. Yah, kalopun SMS ya
biarlah dia yang SMS duluan. Dan, dibales seperlunya. 'Gak usah
sinis-sinis lah ... nambah-nambah dosa aja. Mending biasa aja ... datar
... 

 Awal berita tentang gempa gue peroleh dari potongan pembicaraan
presenter Good Morning (Trans TV) "Turut berduka cita untuk korban
gempa di Jogja pagi tadi."
What ??? Gempa ...
Bergegas gue mencoba menghubungi sepupu gue dan sahabat gue di Jogja.
Alhamdulillah they're fine. Setelah itu gue pun mencoba keep in touch
by sms w/ her. Jujur dengan kaya gitu gue semakin ngerasa begitu dekat
dan kerasa banget apa yg mereka alami.
Mungkin tulisannya semua serupa tapi tak sama kali ya? Gue nggak akan
nulis mengenai gempa 5,9 skala ritcher ... Gue nggak akan bilang jumlah
korban yang sekian ribu (terakhir 5000++) ... Gue nggak akan
menceritakan mengenai korban yang berjatuhan, gedung-gedung yang
hancur, pasien-pasien yang memadati rumah sakit maupun bantuan-bantuan
logistik yang sangat dinantikan oleh mereka.
Semua headlines surat kabar , milist , televisi semuanya sama. Saling
berlomba-lomba memberikan bantuan... Semoga semua benar adanya, tapi
dengar dari teman saya langsung mereka lebih membutuhkan makanan siap
saji (biskuit, kue kaleng, roti, dll), selimut, tenda, obat-obatan,
pembalut, dsb. Khususnya di daerah selatan ... Karena daerah tempat
teman Saya tinggal belum mendapat bantuan logistik dari pemerintah.
Saya harap semua cepat berlalu ...
Jogja cepat kembali tersenyum ...
Kehidupan kembali seperti sediakala ...
Tegarlah JOGJA ...
foto diambil dari email temenku ...

| |