^Windu's posts with tag: puisi

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag puisi
Blog EntryTak Tahan Lagi ...May 28, '08 8:43 AM
for everyone
Kepalaku pusing lagi dibuatnya
Akibat kesalahan yang suka kucari-cari sendiri
Karena kecurigaanku yang terlalu berlebihan
Atau memang perasaanku yang sedang peka

Terkadang tekanan yang ada disekitarku begitu besar
Membuat kutak bisa 'tuk berpikir rasional
Tak jarang semuanya berimbas kepadamu
Dan juga keharmonisan hubungan kita

Maafkan aku bila kutlah melukaimu
Sungguh tak ada maksud untuk berbuat itu
Dan memang aku sedang butuh ruang untuk berteriak!
Namun, tiada lagi tempat bersandar selain dirimu


Windu.R
28/06/2008

gambar diambil dari sini

Blog EntryBangkitlah Negeriku May 27, '08 8:24 AM
for everyone

100 tahun sudah bangkitnya bangsaku
namun yang terlihat hanyalah keterpurukan
Kebangkitan yang diusung dibulan ini
Seperti hanyalah sebuah peringatan belaka

Stasiun televisi menyiarkan pesta nan gemerlap
Dikala rakyat semua was-was menanti kenaikan BBM
Milyaran uang dihamburkan untuk sebuah pesta
Dikala semua rakyat mengurut dada

Kebangkitan nasional tidak diiringi support bangsanya
Dikala mahasiswa ingin menyuarakan aspirasi rakyat
Kini mereka malah harus menerima kelakuan kasar aparat
Menjunjung demokrasi tapi memasung aspirasi

Bangkitnya Indonesia itu berarti tidak dipandang sebelah mata
Mengukir prestasi diberbagai bidang
Menyejahterakan rakyat dengan harga yang tidak melambung
Memberikan lapangan pekerjaan yang luas

Jadi, yang terpenting bukanlah berapa tahun sudah kita peringati
Tapi adalah Kebangkitan Negeri ini sendiri untuk semua!


Windu.R

27/05/2008


Blog EntryCinta Ini Milikmu SayangApr 13, '08 10:37 AM
for everyone

Dipojok yang sunyi ini aku merenung sendiri

Apa yang telah kulakukan padamu

Apakah aku telah melukaimu ?

Apakah aku telah menyakitimu ?

 

Sungguh tiada sedikitpun niatku seperti itu

Aku hanya ingin kau tahu betapa besar cintaku padamu

Dan, aku pun menginginkan hal yang serupa darimu, sayang?

Terlalu berlebihankah permintaanku itu?

 

Mungkin badai kehidupan begitu dahsyat menerpa kita

Sehingga kita seperti berlari menyelamatkan diri masing-masing

Diriku dan dirimu terpisah ruang dan waktu

Dan akhirnya saling merasakan kesunyian

 

Bagaimana kalau kita keluar dari tempat ini sekarang

Mari kita bertemu dan berbagi rindu, tawa dan duka

Mari kita rajut kembali cinta diantara kita

Dan kuyakinkan bahwa tak ada satupun yang dapat menghalangi kita

 

Somewhere in Jakarta

13/04/2008 - 9.45 pm


Blog EntrySenja Yang SunyiJun 13, '07 4:57 PM
for everyone

Siangku telah berlalu

Kini senja menyapaku

Sebelum bulan dan bintang menemaniku

Kududuk disini sendiri memikirkanmu


Entah apa salahku yang membuatmu seperti itu

Tak dapat kuakui sepenuhnya kesalahanku

Karena memang bukan itu mauku

Kuhanya menginginkan kebebasanku

Kini biarkan kusendiri dahulu

Biarkan kita saling menenangkan diri

Entah sampai kapan ...

Yang pasti kuingin senja ini cepat berlalu

 

By : Windu Radityo

14/06/07 04:08am


Blog EntryHembusan WaktuOct 25, '06 2:56 PM
for everyone

Angin malam menerpa tubuhku ini
Dikala diri ini sedang terbalut sepi
Memandang lepas ke arah rembulan
Bak seorang pangeran yang kesepian

Betanyalah aku kepada bulan
Akankah semua ini 'kan berakhir ?
Tiada jawaban ,,, hening ,,,
Bisa ya ,,, bisa juga tidak

Kabut putih nan pekat pun muncul menghampiri
Menyelimuti tubuh ini yang tengah membeku
Deru nafas ini kian cepat berpacu
Melawan dingin yang kian mendera

Setelah jantung ini kembali tenang
Kutatap secercah cahaya dibalik kabut yang menipis
Kudapat mengembangkan senyumku ini kembali
Karena semua telah terlihat seperti sedia kala


01.45 am
Windu Radityo


Blog Entry[puisi] Hadirmu Yang Selalu KunantiSep 19, '06 3:30 AM
for everyone
Terbitnya sang fajar mengawali hari kita
Di awal hari aku sudah bersuka cita
Menanti sejuta kisah tentang harimu
Yang selalu mengisi ruang hatiku

Kadang kau berbagi ceria
Tak jarang juga kau berbagi duka
Terkadang kau membawa tangis
Yang bisa membuat hati ini teriris

Bunga-bunga dalam jalinan kisah kita memekar
Seiring waktu yang terus berputar
Dan aku pun sesaat tersadar
Bahwa kita tak tahu dimana kita bersandar

Memikirkan hal itu sesaat membuatku gentar
Apakah jalan yang kita jalani tak membuatmu gusar
Menjalani lorong yang panjang tak berdasar
Tapi, ku tak mau semua ini menjadi pudar

Kuingin kau tetap mengisi hari-hariku
Menghiasi setiap dinding hatiku dengan lukisanmu
Mewarnai langit-langit hatiku dengan tawamu
Dan juga selalu sinari aku dengan bahagiamu

Windu Radityo - 19 September 2006 (14:45)

Blog Entry[Puisi] Waktu Yang Telah BerlaluSep 19, '06 2:18 AM
for everyone
Semilir hembusan angin menyentuh daun telingaku
Terbaringku disini menatap langit biru
Mengenang semua yang telah berlalu
Sambil tersenyum kumenggapai bayangmu

Sekarang, aku terseret ke dalam suatu ruang
Dimana yang ada hanyalah aku dan bayang-bayang
Kuterdiam dan pikiranku seakan-akan melayang
Mengingat semua yang membuatku mabuk kepayang

Perasaan benci, marah dan emosi mungkin terkuak
Dikala aku menghilang diantara deburan ombak
Sesaat kau berlari ke bibir pantai dan berteriak
Sambil berharap bahwa ku tak pernah beranjak

Bayang samarmu menghilang di telan sang waktu
Semua yang pernah terjadi terekam di dalam kalbuku
Mungkin saja aku yang terlalu bodoh diam membisu
Semua itu karena ku tak ingin mengucap kata berpisah untukmu

Aku tak pernah berharap untuk kau mengerti
Terima kasih ku ucap atas semua yang telah kau beri
Mungkin kau memang layak menjadi seorang bidadari
Tapi, kau bukanlah bidadari untuk kumiliki


Windu Radityo (19-09-2006)

Blog EntryKembali Ke DuniakuSep 1, '06 12:13 AM
for everyone
Hari itu aku terpuruk
Merasa terjatuh
Terpuruk
Tenggelam

Kumenemukanmu disisiku
Saat kuterbangun
Kutersadar bahwa
Kuberada didunia yang lain

Sejenak kulupakan masa laluku
Kehidupanku
Penderitaanku
Segala kesenanganku

Hari-hariku bersamamu
Kujalani seperti tanpa beban
Sampai suatu ketika
Kutersadar,
"ini bukan duniaku!"

Kuberlari mencari jalan keluar
Tanganmu menggenggamku erat
Tapi, kutakbisa tinggal disini
meskipun kumerasa bahagia

Meskipun dengan berat hati
Aku coba melangkahkan kakiku
Menengok sedikit ke belakang
Kumelihat kau menitikkan air mata

Aku hanyalah manusia biasa
Tak pantas kuberada disisimu
Aku memang banyak kekurangan
Biarkan kukembali keduniaku yang dulu

Menyenangkan memang masa-masa bersamamu
Sampai akhirnya kusadar bahwa
Ini bukan duniaku
Dan kau pun bukan milikku



Windu Radityo - 01 September 2006


Blog EntryHanya Kau SeorangAug 29, '06 12:11 AM
for everyone
Tahukah kamu ?
kalau hati ini sudah menjadi milikmu
Tahukah kamu ?
Bahwa cinta ini sudah kuserahkan padamu
Tahukah kamu ?
Tak ada seorang pun yang dapat menggantikanmu
Tahukah kamu ?
Hidupku ini kupasrahkan padamu

Yang kau lihat hanyalah kecemburuan semata
Perasaan takut kehilangan akan diriku
Yang menghantuimu
di setiap gerak langkahmu

Biarlah perasaan itu kau rasakan
Tapi jangan terlalu larut didalamnya
karena akan menenggelamkanmu
Kedalam lembah kesengsaraan

Aku memiliki dunia sendiri
yang aku buat untuk menentramkan hatiku
Akan tetapi, permaisurinya tetaplah kamu seorang
yang akan bersanding denganku,
Nanti

Windu Radityo - 28 Agustus 2006

Blog EntryTerima Kasih TemanAug 25, '06 3:24 AM
for everyone
Sore itu kutermenung
Hatiku terasa sangat gundah
Aku merasa sangat kesepian
Dan membutuhkan tempat tuk bersandar

Tiba-tiba dikejauhan kumelihatmu
Sosok yang selama ini selalu ada disisiku
Dikala kuterluka karena kecewa
atau ketika kumenangis, bagai teriris

Kaulah tempat pertama untuk kuberbagi
Setelah kutak tahu harus kemana mencari
Tempat 'tuk bersembunyi
Yang sudah tak tertahankan lagi

Dengan sabar kau mendengar semua keluhanku
Kata demi kata telah keluar dari mulutku
Detik - detik berlalu seiring ceritaku
Dan tak sedikitpun tersirat perasaan bosan dibenakmu

Terima kasih !
Hanya itu yang bisa kukatakan kepadamu teman
Yang selalu hadir menemaniku
Walau kadang kumelupakanmu
Namun kau tetap ada untukku


Windu Radityo - 25 Agustus 2006




Blog EntryAku Yang Kehilangan ArahAug 24, '06 2:40 AM
for everyone
Badai datangnya memang tak pernah kita duga
Disaat kuberlayar mengarungi kehidupan ini
Tiba-tiba semua itu datang merusak hidup ini
Perahu yang selama ini menemaniku, hancur sudah

Aku bagaikan kehilangan arah
Aku tersesat disini
Ditengah lautan kehidupan yang luas ini
Tak tahu harus menuju kemana saat ini

Hancur kepercayaanku untuk mengarungi lautan luas ini
Timbul keraguan untuk menjelajah tempat yang baru
Aku kehilangan arah
Aku tak mampu bernafas
Aku ...
Aku ...
Tenggelam

Windu Radityo - 24 Agustus 2006

-gambar-



Blog Entry- - - Aku memang berbeda - - -Aug 16, '06 5:00 AM
for everyone
Aku berdiri disini memandangmu
Dia disana bisa memelukmu

Aku selalu merindukan bayangmu
Dia ada disana menemanimu

Kunantikan saat-saat bersamamu
Dia tiap waktu bisa berada disisimu

Aku disini duduk sendiri memikirkanmu
Dia disana berdua dan bercanda denganmu

Aku ... Aku ... Aku yang memang berbeda dengannya
Yang selalu ada disisimu
Yang selalu tertanam dihatimu
Yang selalu menghiasi mimpimu

Aku ... Aku ... Aku yang hanya bisa menerima kenyataan
Bahwa kau adalah miliknya
Bahwa kau adalah bidadari hatinya
Bahwa kau pendamping hidupnya

Windu Radityo - 16 Agustus 2006


Blog EntryBerartinya DirimuAug 13, '06 10:07 PM
for everyone
Mengenalmu adalah sebuah anugerah untukku
Pertemuan itu memang tidak pernah kita rencanakan
Dan, Aku pun takkan pernah tahu sebelumnya
Itu adalah awal dari segalanya

Kumerasakan hal yang sama
Aku ...
Kamu ...
Semua ini ...
Memang terlihat tidak adil

Tidak adil untukku
untukmu ...
untuknya ...
untuk semua
Tapi, itu tidak berarti

Kita menyesalinya ...
Kita melupakannya ...
Kita menghapusnya ...
atau
Menghilangkannya

Mari kita jalani bersama
Seperti apa yang pernah
kita rasakan ...
kita lakukan ...
kita bagi ...

Takkan ada yang berubah
Takkan ada yang pernah berubah !
Diriku ...
Dirimu ...
SEMUANYA ...

Detik - detik yang pernah kita lalui
Semua itu adalah anugerah
Saling berbagi tawa ...
senyum ...
cerita ...
bahkan, kita pun berbagi tangis

Takkan ada terbersit niat untuk merusak
hidup ini ...

Pilihan kita sekarang ...
mari kita hormati
Dengan menyisipkan cerita diantara kita

Setiap menit denganmu begitu berarti
Setiap kehadiranmu selalu kunanti
Setiap kata darimu selalu kusimpan
Didalam hati ini

Kau membuatku hidupku ini begitu berarti ...
Terima kasih


Windu Radityo (14 Agustus 2006)




Blog EntryBidadari MalamAug 7, '06 5:33 AM
for everyone

Malam ini kau menghampiriku

Datang dengan selendang birumu

Kau terbang menyusuri gelapnya malam

Dituntun oleh gugusan bintang

 

Dihalaman rumahku kau berdiri

Memandang kaca jendelaku dari kejauhan

Melebarkan senyummu yang penuh pesona

Kubalas senyummu dengan senyumku

 

Kutahu tak dapat kumeraihmu

Tempat ini begitu menyiksaku

Jendela yang berterali besi

Pintu yang berlapis baja

 

Tapi, hadirmu selalu kunanti

Meski hanya bertukar senyum

Bertukar pandang

Hingga fajar menjelang


Windu Radityo (07 August 2006, 16:00)


Blog EntryAku dan HujanAug 7, '06 2:22 AM
for everyone
Begitu terik matahari di siang ini
Kumasih duduk disini menantimu
Dengan peluh yang membasahi tubuh ini
Kutetap menunggumu disini

Tak lama kemudian
Langit berubah menjadi gelap
Petir mulai membahana
Hujan pun mulai turun membasahi bumi

Kini bukan hanya peluh yang membasahi tubuh
Tapi, juga air hujan yang begitu deras
Kumenggigil ... menahan rasa dingin ini
Tubuhku coba melawan sekuat tenaga

Hujan semakin deras
Aku sudah tak tahan lagi
Sepertinya tubuh tak bisa lagi bekompromi
Tak kusadari aku tlah terbaring disini

Kulihat senyumanmu
Ketika kucoba menyentuhmu
Kau menghilang ...
Ternyata, kutelah tertidur cukup lama
Akibat menunggumu
Menunggu ditengah guyuran hujan

Windu Radityo - (07 August 2006, 13:35)







Blog EntryPuisi Tadi Malam ...Aug 3, '06 11:52 PM
for everyone
Hmmmm .... Cuma sekedar goresan saat gue terjaga tadi malam ...

And baru bisa tidur jam 02 pagi ...

Sinarmu meredup
seiring perputaran bumi
Cintamu akan selalu hidup
walau dirimu tak lagi sendiri

Kau 'kan slalu kunanti
meski untuk itu kuharus
menunggu
Kutak akan peduli
meski jiwa ini terbelenggu

Tak usah kau mengiba
karena kutak akan berdusta
menganggap kau tiada
Tapi, hati slalu mendamba ... (1)


Kutelusuri jalan sunyi
Sejak hati ini kau bawa pergi
Meninggalkanku sendiri
Hingga kuhanya berteman sepi

Inginku berlari
Melupakan semua yang terjadi
Berharap perasaan ini segera mati
Dan Kau tiada lagi disisi

Namun kini kumengerti
Kau telah bertemu kekasih hati
Yang 'kan slalu menemani
Saat diriku berlalu dan pergi ... (2)



=== Wish all the best for U, D' ===



Blog EntrySungguh Aku Tak MengertiAug 1, '06 4:59 AM
for everyone
Lama kunanti
Tak kurasa bayangmu disini
Ketika kuhendak berdiri
Kau datang 'tuk menemani
Ingin kumemelukmu
Kau menghilang meninggalkanku
Sampai kuberpikir
"Apa maumu?"

Kau ingin aku 'tuk menghilang ?
Meletakkan semua kenangan itu
Disini ? Di tempat ini ?
Kau ingin aku 'tuk berdusta ?
Mengatakan semua tak pernah ada
Hingga kumerasa terluka

Bingung ...
Sungguh membingungkan
Sepertinya ku akan duduk disini
Menunggu kau datang menghampiri
Melebarkan senyuman itu
Dan bersanding disisiku

Windu Radityo (01 Agustus 2006)


Blog EntrySenandung MalamJul 25, '06 4:00 AM
for everyone
Tersayat lagi hatiku ini
Meninggalkan sebuah goresan
yang membekas hingga kini
Dan tak dapat kulupakan

Malam itu kuterbangun 'tuk menemuimu
Yang selalu mendendangkan sebuah lagu
Lagu yang selalu aku tunggu
Disetiap malam-malamku

Tapi, malam ini lain dari biasanya
Tak kudengar lagi suara indahmu dikejauhan
Akupun tak sabar dan tak kuasa untuk mencari tahu
Yang kudengar hanyalah suara tangisan

Kutemukan kau meratap sedih disudut ruangan
Terdiam membisu setelah hujan tangisan
Tanganku begitu ingin memeluk tubuhmu
Tapi, jendela berterali besi ini memisahkan kita

Ingin kucari cara untuk menerobos masuk
Mengajakmu keluar dari ruangan itu
Mendengarkan lagi senandung merdu suaramu
Tapi, kuurungkan semua khayalku itu

Karena, kulihat sosoknya kembali disampingmu
Sosok yang merenggut nyanyian malammu
yang selalu kutunggu

Windu Radityo (25 July 2006, 00:30)
-last part of my Trilogi Puisi gue-




Blog EntryJiwa Yang TerlukaJul 25, '06 2:30 AM
for everyone
Hari-hariku begitu indah
Saat kau mengisi duniaku
Dengan senyummu
Dengan canda tawamu
Dengan semua polah tingkah lakumu

Bayangmu selalu kunanti
Dikala kuterhanyut dialam mimpi
Disaat semua bintang ikut menari
Mengiringi kebersamaan kita yang sedang terbuai
Menikmati segala bentuk keindahan surgawi

Tak kusangka semua itu akan berakhir
Tiada lagi senyummu yang menyambut pagiku
Tak kudengar lagi tawamu disetiap malamku
Tak kulihat lagi sosokmu yang selalu menemaniku
Bahkan, harumnya tubuhmu tak dapat kurasakan

Terpaku aku meratapi semua yang terjadi
Seakan tak percaya bahwa kau kini telah tiada
Pergi tanpa pesan meninggalkan ragaku sendirian
Seakan semua yang telah kita lalui tanpa kesan
Kini, kuhanya dapat menikmati kesendirian ini

Windu Radityo (25 July 2006, 00:10)
-part II of Trilogi Puisi gue-




Blog EntrySiapa aku ?Jul 24, '06 10:02 PM
for everyone
Siapa aku ?
Yang selalu menunggu
Bayangan dirimu
Untuk menemaniku

Siapa aku ?
Yang begitu lancang
Menciummu ...
Memelukmu ...
Mendambamu ...

Siapa aku ?
Yang kini membisu
diam terpaku
Melihat kau tak ada disisiku

Siapa aku ?
Yang kini terluka
Tak dapat tertawa
Hanya dapat merana

Siapa aku ?
Yang hanya bisa bermimpi
untuk mendapat bayanganmu
Dan menikmati harum tubuhmu

Siapa aku ?
Yang tiba-tiba emosi
Melihat kau tertawa
Ketika bersama dirinya

Siapa aku ?
Yang begitu membenci
Dirinya yang kini
merebut pujaan hatiku

Siapa aku ?
Yang hanya bisa memendam
Semua perasaan yang menggelora
untuk mendapatkan kasihmu

Ternyata ...
Kuhanya seonggok debu
yang kini menempel
Diantara istana cintamu ...


Windu Radityo (25 July 2006, 00:05)




Pages:123
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help