^Windu's posts with tag: soccer

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag soccer
Blog EntryRussia dan Spanyol menyusul ke semifinalJun 23, '08 5:43 AM
for everyone


Russia asuhan Guus Hiddink berhasil menundukkan Belanda yang diasuh Marco Van Basten. Faktor pengalaman mungkin adalah faktor utama alam duel Russia vs Belanda. Walaupun Russia bukanlah tim unggulan dan merekapun sempat dipermak oleh Spanyol 4-1 namun mereka bisa bangkit di dua pertandingan berikutnya dengan mengandaskan Juara Bertahan Yunani 1-0 dan Swedia 2-0. Kedua pertandingan itu pun dilakoni dengan pola penyerangan yang mirip sekali dengan permainan Belanda.

Belanda yang mengusung Total Football modern(kalo kata Indra Lesmana), harus menelan pil pahit. Mereka dibuat mati-kutu oleh pola penyerangan yang mirip sekali dengan yang mereka peragakan selama babak penyisihan grup. Russia tak segan-segan menumpuk pemainnya ketika kehilangan bola untuk kemudian melancarkan serangan balik ketika menguasai bola. Gol pertama mereka yang dicetak Pavlyuchenko membuktikan hal tersebut. Gol balasan yang dibuat oleh Belanda pun hanya dihasilkan melalui set piece tendangan bebas. Sundulan Van Nistelrooy tak dapat diantisipasi oleh kiper Russia, Akinfeev.

Dibabak perpanjangan waktu 2x15 menit toal adalah milik Russia. Stamina yang mereka miliki lebih unggul dari Belanda. Alhasil mereka bisa membuat 2 gol tambahan yang mengubur ambisi Belanda untuk melangkah lebih jauh atau bahkan mengulang masa emas mereka ketika menjadi juara 20 tahun silam.

Spanyol tak pernah menang setiap bertemu Italia di turnamen resmi. Hal tersebut yang mungkin ingin dipatahkan oleh anak asuh Luis Aragones. Italia yang turun tanpa Andrea Pirlo dan Gennaro Gatusso yang absen karena akumulasi kartu harus menerima dominasi Spanyol yang digalang oleh David Silva-Xavi-Senna-Iniesta. Penguasaan bola yang rapi, umpan yang akurat dan pertahanan yang kokoh menjadi kunci permainan Spanyol. Italia dibuat tak berdaya untuk meladeni serangan-serangan yang dilancarkan oleh Torres dan Villa.

Faktor Gianluigi Buffon dan Chiellini yang membuat Italia dapat menahan imbang Spanyol tanpa gol selama 90 menit plus perpanjangan waktu 2x15 menit. Walaupun ada beberapa peluang yang dimiliki Italia, semua itu pun kandas ditangan Casillas. Luca Toni sekali lagi tampil sangat-sangat mengecewakan! Sebagai bomber tim nasional, Top skorer Liga Jerman seharusnya Ia dapat menunjukkan kapasitasnya. Namun yang ada selama turnamen, atau tepatnya 360 menit + (2x15 menit) perpanjangan waktu saat melawan Spanyol tak satu pun Ia mencetak gol ! Suatu catatan buruk untuk bomber sekelas Toni. Italia pun harus menyusul Portugal, Kroasia dan Belanda pulang kampung lebih awal.

Blog EntryManchester United Melumat Liverpool 3-0 !Mar 23, '08 11:41 AM
for everyone
Minggu, 23 Maret 2008



Huh, sempet bete sih gara-gara ditelpon Ditta tadi yang manas-manasin ada siaran langsung  partai Manchester United vs Liverpool. Gue tau pasti dya lagi ditempat tantenya yang langganan tv kabel, tapi sayangnya gue lagi masuk shift sore. Lagipula kalaupun nggak juga tetep aja nggak bisa nonton. Maklum Indovision nggak kebagian jatah Liga Inggris yang dimonopoli Astro. Udah gitu Lativi atau yang berubah menjadi TVONE juga cuma nyiarin partai-partai nggak jelas (diluar big four). Jadi, walaupun tidak menonton siaran langsung gue tetep ngikutin secara live di Eurosport.com

Manchester United yang bertindak sebagai tuan rumah berhasil melumat Liverpool dengan 3 gol tanpa balas. Yang masing-masing dicetak oleh Wes Brown di menit ke-32, Cristiano Ronaldo menit ke-79 dan terakhir Nani dimenit ke-81. Partai tersebut pun dinodai oleh kartu merah(kartu kuning kedua) yang diterima oleh gelandang pekerja keras asal Argentina, Javier Mascherano. Sebetulnya malah Liverpool bisa saja bermain dengan 9 orang menyusul pelanggaran yang dilakukan oleh Torres dibabak kedua. Akan tetapi, menurut komentar yang gue baca disitu, Torres yang sudah mendapat kartu kuning dibabak pertama tidak jadi diberikan kartu kuning kedua (nggak tega kali ya?). Karena tak ingin lebih malu lagi Rafa pun memasukkan Riise menggantikan Torres. So, untuk sementara ini Manchester United berhasil unggul 6 poin atas Arsenal yang akan bertandang ke Stamford Bridge melawan Chelsea. Selamat buat Ronaldo yang telah mencetak golnya yang ke-34 musim ini(disemua kompetisi).

Team Stats



Manchester United Stats Liverpool
65% Possession 34%
24 Shots 8
10 Shots on target 1
0 Saves 6
2 Corners 4
12 Fouls 11
4 Offsides 0
1 Yellow cards 2
0 Red cards 1
21 Tackles 43
518 Accurate passes 223
102 Bad passes 47

statistik diambil dari sini

Blog Entry[Hasil lengkap]Euro 2008Sep 7, '06 10:03 PM
for everyone
Hasil lengkap kualifikasi Euro 2008 







Group A  









At Baku  









Azerbaijan 1 (Ladaga 16)  








Kazakhstan 1 (Byakov 36) 



















At Yerevan  









Armenia 0  









Belgium 1 (Van Buyten 41) 



















At Helsinki  









Finland 1 (Johansson 22)  








Portugal 1 (Nuno Gomes 42) 



















At Warsaw  









Poland 1 (Matusiak 30)  








Serbia 1 (Lazovic 71) 




















Group B  









At Kaunas  









Lithuania 1 (Miceika 84)  








Scotland 2 (Dailly 46, Miller 61) 



















At Paris  









France 3 (Govou 2, 55, Henry 17)  







Italy 1 (Gilardino 20) 




















At Kiev  









Ukraine 3 (Shevchenko 31, Rotan 65, Rusol 80)  






Georgia 2 (Arveladze 38, Demetradze 61) 


















Group C At Oslo  









Norway 2 (Stromstad 74, Iversen 79)  







Moldova 0 




















At Zenica  









Bosnia-Herzegovina 1 (Misimovic 63-pen)  







Hungary 3 (Huszti 36-pen, Gera 47, Dardai 50) 

















At Frankfurt  









Turkey 2 (Nihat 56, Metin 77)  








Malta 0 




















Group D  









At Bratislava  









Slovakia 0  









Czech Rep 3 (Sionko 10, 21, Koller 57) 


















At Serravalle  









San Marino 0  









Germany 13 (Podolski 11, 43, 64, 72, Schweinsteiger 29, 47, Klose 30, 45, Ballack 35, Hitzlsperger 66, 72, Friedrich 87, Schneider 90-pen) 











Group E  









At Moscow  









Russia 0  









Croatia 0 




















At Nijmegen  









Israel 4 (Benayoun 9, Ben Shushan 11, Gershon 43-pen, Tamuz 69)  




Andorra 1 (Fernandez 84) 



















At Skopje  









Macedonia 0  









England 1 (Crouch 46) 




















Group F  









At Stockholm  









Sweden 3 (Allback 1, 70, Rosenberg 88)  







Liechtenstein 1 (Frick 28) 



















At Reykjavik  









Iceland 0  









Denmark 2 (Rommedahl 5, Tomasson 33) 


















At Belfast  









Northern Ireland 3 (Healy 20, 64, 80)  







Spain 2 (Xavi 14, Villa 52) 



















Group G  









At Eindhoven  









Netherlands 3 (van Persie 32, 78, Kuyt 90)  






Belarus 0 




















At Sofia  









Bulgaria 3 (Bojinov 58, Petrov 70, Telkiyski 80)  






Slovenia 0 




















At Tirana  









Albania 0  









Romania 2 (Dica 65, Muto 75-pen)





























Klasemen sementara









Group A









Finland 2 1 1 0 4 2 4


Serbia 2 1 1 0 2 1 4


Kazakhstan 2 0 2 0 1 1 2


Portugal 1 0 1 0 1 1 1


Belgium 1 0 1 0 0 0 1


Azerbaijan 2 0 1 1 1 2 1


Poland 2 0 1 1 2 4 1


Armenia 0 0 0 0 0 0 0













Group B









Scotland 2 2 0 0 8 1 6


France 2 2 0 0 6 1 6


Ukraine 1 1 0 0 3 2 3


Georgia 3 1 0 2 8 6 3


Lithuania 2 0 1 1 2 3 1


Italy 2 0 1 1 2 4 1


Faroes 2 0 0 2 0 12 0













Group C
 







Norway 2 2 0 0 6 1 6


Hungary 2 1 0 1 4 5 3


Turkey 1 1 0 0 2 0


Bosnia-Herzegovina 2 1 0 1 6 5 3


Greece 1 1 0 0 1 0 3


Moldova 2 0 0 2 0 3 0


Malta 2 0 0 2 2 7 0













Group D
 







Germany 2 2 0 0 14 0 6


Czech Republic 2 2 0 0 5 1 6


Slovakia 2 1 0 1 6 4 3


Wales 1 0 0 1 1 2 0


Ireland 1 0 0 1 0 1 0


Cyprus 1 0 0 1 1 6 0


San Marino 1 0 0 1 0 13 0













Group E
 







England 2 2 0 0 6 0 6


Israel 2 2 0 0 5 1 6


Macedonia 2 1 0 1 1 1 3


Croatia 1 0 1 0 0 0 1


Russia 1 0 1 0 0 0


Estonia 2 0 0 2 0 2 0


Andorra 2 0 0 2 1 9 0













Group F
 







Sweden 2 2 0 0 4 1


Denmark 1 1 0 0 2 0 3


Iceland 2 1 0 1 3 2 3


Northern Ireland 2 1 0 1 3 5 3


Spain 2 1 0 1 6 3 3


Latvia 1 0 0 1 0 1 0


Liechtenstein 2 0 0 2 1 7 0













Group G
 







Netherlands 1 1 0 0 1 0 3


Albania 1 0 1 0 2 2 1


Belarus 1 0 1 0 2 2 1


Bulgaria 1 0 1 0 2 2 1


Romania 1 0 1 0 2 2 1


Slovenia 0 0 0 0 0 0 0


Luxembourg 1 0 0 1 0 1 0



Blog EntryNice article buat Juve HaterMay 1, '06 11:30 PM
for everyone
Tidak ada alasan buat Orang Cengeng!

Dalam ulasan tamu Goal.com ini, Gavino Nieddu membicarakan isu tudingan konspirasi yang sering terjadi, mengatributkan keberhasilan Juve yang konsisten di Italia sebagai hasil dari tindak penyuapan dan korupsi, dan bukan merupakan hasil dari pemain sepakbola dan taktik sepakbola yang lebih baik.

Cukup sudah saya sudah terlalu banyak mendengarnya. Kalian semua (majalah, Koran, highlight show, website) sudah berhasil mengacaukan apa yang dulunya adalah olahraga yang bagus. Saya menyenangi Serie-A tapi seluruh upaya yang kalian lakukan kepada Liga ini menurunkan kualitasnya sampai menjadi lelucon. Saya tinggal di Kanada, mayoritas teman saya adalah fans hoki, sepakbola Amerika, basket dan baseball. Mereka menertawakan saya saat melihat saya sedang mengerjakan sesuatu yang berhubungan dengan sepakbola Italia karena kita saat ini dipandang sebagai tukang mengomel dan cengeng. Tidak ada penggemar olahraga lain yang secengeng penggemar sepakbola Italia.

The Yankees mendominasi liga, tidak ada yang menyalahkan wasit. The Maple Leafs kekeringan prestasi selama 40 Tahun, sama sekali tidak ada yang berasumsi ini adalah kesalahan wasit. Juve memimpin perebutan scudetto, dan tiba-tiba harus ada pihak yang jadi kambing hitam di suatu tempat…di mana saja! Kalian sudah pernah mencoba masalah penyuapan wasit, penyalahgunaan steroid, daripada cukup menerima saja bahwa Juventus adalah tim terkuat di Italia. Tingkah seperti ini sudah hampir kekanak-kanakan…

Saya sering menonton sepakbola. Saya akui, saya simpati kepada Juventus, utamanya terhadap kiprahnya di Eropa. Tetapi skuad andalan saya adalah Cagliari. Saat saya menyaksikan Juve-Cagliari bulan Mei silam di Delle Alpi, saya ada di bagian Away, menggunakan jersey Zola dan mengibarkan bendera Sardo. Jadi, anda bias singkirkan pikiran bahwa saya cenderung mendukung Juve. Anggapan seperti itu tidak cocok.

Tahun ini saya ingin memuaskan rasa ingin tahu saya. Apakah Juve benar-benar dominant, atau tudingan-tudingan yang tanpa henti itu sebenarnya betul? Jadi, saya menganalisis, dan saya harap kalian juga, sebelum menuding-nuding. Saya ingin tahu, apa ada perbedaan dalam masalah disiplin antara klub-klub besar, jadi saya mulai menghitungnya. Saya menghitung 1 untuk setiap kartu kuning dan 2 untuk kartu merah. Saya temukan Inter mendapat 70, Milan 52, dan Juve di antara keduanya dengan 61. Dalam pendapat saya, sepanjang 35 pertandingan, perbedaan 9 kartu tidaklah cukup jauh.

Jadi ini bukan masalah "hukuman kartu". Barangkali Juve dapat lebih banyak penalty daripada yang lain? Tanyaku. Jadi saya menghitung. Juve mendapat 3 penalti sepanjang musim, Inter 5. dan Milan 7. perbedaan ini bias mengubah posisi mereka. Bisakah sekarang kita katakan Juve lebih banyak di"Bantu"? mereka dapat yang paling sedikit; Milan justru yang paling banyak memperolehnya. "Barangkali Juve terlalu sedikit dihukum penalty?" jadi saya kembali menghitung, Juve kena 3, Inter dan Milan masing-masing 2 kali. Tidak ada perbedaan yang signifikan disini, tapi setidaknya tidak bisa pula dikatakan bahwa Juve lebih diuntungkan.

Kita semua tahu bahwa masih banyak hal lain yang bisa dihitung, jadi mari kita coba menghitung saat dimana point diperoleh secara meragukan. Hal ini agak sulit karena pasti berhubungan dengan opini, tetapi terlalu sering terjadi untuk diabaikan. Ingat gol Del Piero yang dikatakan offside saat melawan Udinese? Itu adalah kemenangan bagi Juve, sementara seharusnya seri, kuakui itu. Dengan begitu, Juve mendapat tambahan 2 point tidak seharusnya pada pertandingan itu. Saya juga perhatikan pertandingan lawan Cagliari yang dianggap terjadi korupsi waktu karena wasit memberikan tambahan 5 menit waktu yang membuat Juve bisa menyamakan kedudukan. Jujur saja, walaupun saya adalah fan Cagliari, saya bisa mengerti tambahan 5 menit itu. Ada penalty (terhadap Juve) dan kartu merah yang bisa memperpanjang pertandingan sampai masa injury..tapi hitung jugalah, agar tidak terlalu membuat para anti juventino terlalu tegang. Jadi mereka memperoleh point tidak adil sebanyak 3 point. Sekarang, untuk adilnya, kita juga harus menyebutkan penalty bersih yang "tidak dilihat oleh wasit" tapi seharusnya diperoleh Ibra saat lawan Chievo, yang mengakibatkan Juve tidak menang. Saat itu, mereka Cuma memperoleh 1 point. Akhirnya, setelah 35 pertandingan, Cuma ada surplus 1 point antara "yang menguntungkan" dan "yang merugikan" Juve.

Tidak satupun keputusan wasit dalam musim ini yang menyebabkan baik Inter atau Milan kehilangan point. Silahkan, cari contoh, dan saya yakin peraturan FIFA tidak sesuai dengan itu. Namun saya menemukan beberapa hal dimana mereka justru diuntungkan oleh keputusan wasit. Ingat injusry time yang terlalu lama – 5 menit – yang menyebabkan Inzaghi bisa mencetak gol? Kalau hal itu dianggap menguntungkan buat Juve, kenapa kepada Milan tidak? Itu bisa dianggap 2 point surplus untuk Milan. Inter lebih parah lagi. Saya melihat sejumlah gold an penalty yang bisa diperdebatkan dan gol yang dianulir secara salah yang memberikan mereka kemenangan atas Lecce, Cagliari, dan Treviso, seri dengan Lazio, dan akhirnya dapat point surplus 7. tidak setuju? Sekali lagi, silahkan cari bukti bahwa Juve lebih banyak diuntungkan dibandingkan kedua klub tersebut.

Belum lama, muncul isu doping. Seluruh ofisial Juve ditahan dan dipermalukan. Semua media membicarakan hal tersebut. Kemudian pengadilan Italia menemukan seluruh kasus yang diajukan tidak benar dan Goal.Com tidak tertarik untuk menulis lebih banyak tentang itu, maka upaya dalam hal ini gagal total. Sekarang, ada cerita baru. "klub-klub kecil" Italia akan membiarkan diri mereka dikalahkan Juve dan akan bertarung sekuat tenaga melawan Milan untuk "memberikan" scudetto kepada Juve. Yang ini adalah favorit saya.

"Kenapa Messina bermain sangat keras?" barangkali untuk menghindari degradasi. Pintar. Kenapa Treviso bermain sangat keras melawan Juve?" Mengapa Cagliari juga begitu? Kenapa tim-tim seperti Roma, Lazio, Chievo dan Fiorentina nampaknya memberikan perlawanan terbaik mereka melawan Juve? Juve adalah musuh masyarakat nomor satu di Italia karena mereka adalah tim tersukses di Italia, dan semua tim yang berhadapan dengan mereka akan memberikan permainan terbaik mereka. Kok dikatakan tim-tim seperti ini akan memberikan kemenangan buat Juve? Yang ini sudah kelewatan bodohnya.

Saya sarankan anda untuk mengingat kembali saat Miccoli dipinjamkan ke Perugia. Perugia berhasil menyisihkan Juve dari Coppa Italia dan menahan mereka saat perebutan scudetto. Ingat siapa yang bikin gol? MIccoli. Karena dia berupaya untuk dipanggil kembali oleh tim yang lebih besar. Orang kecil ini selalu ingin bisa bermain cemerlang saat lawan tim-tim besar, dan tidak ada yang lebih besar daripada Juventus.

Upaya yang cukup bagus, "Paisan" tapi anda butuh cerita yang lebih berdasar lagi nanti. Saya yakin kita akan segera mendengarnya. Sangat sulit buat para penggemar sepakbola Italia untuk menelan kenyataan bahwa tim kesayangan mereka bukanlah yang terbaik. Saya akan bersedia menjadi contoh. Tim saya selalu berada dalam perjuangan untuk lolos dari degradasi. Mereka jarang menyelesaikan pertandingan dengan 11 pemain di atas lapangan, dan mereka menjadi tim yang terbanyak mengoleksi kartu di Serie-A dengan 105, dan punya pemain yang terbanyak diberi kartu di liga (Daniele Conti). Bila akhirnya mereka terdegradasi, anda tidak akan mendengar saya mengomel soal macam-macam dan ofisial. Saya jamin, karena saya adalah laki-laki.

Gavino Nieddu



© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help